Sport Blitz Tribun

Renang Alternatif Hiburan Pengisi Libur

Setiap liburan ke Pontianak, saya selalu mengajak anak-anak berenang di kolam renang Oevang Oeray in

Editor: Jamadin
zoom-inlihat foto Renang Alternatif Hiburan Pengisi Libur
Ken Arnoly
Serang warga Pontianak saat berenang bersama anaknya di Kolam renang Oevang Oeray
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Olahraga renang dimanfaatkan sebagian orangtua sebagai alternatif hiburan untuk mengisi libur. Mereka juga meyakini renang dapat membantu memaksimalkan pertumbuhan anak.

Susi, guru SMA di Kabupaten Sambas mengisi liburan Abdul Azis (7), anaknya dengan berkunjung JC Oevaang Oeray Pontianak. Selain mengunjungi orangtuanya, Susi juga mengajak sanak keluarganya berekreasi di kolam renang.

"Setiap liburan ke Pontianak, saya selalu mengajak anak-anak berenang di kolam renang Oevang Oeray ini. Anak saya belum bisa berenang jadi menggunakan pelampung," ujarnya kepada Tribun di kolam renang Oevang Oeray, Jumat (11/5/2012).

Sang anak kerap ditemani tantenya untuk belajar berenang. "Kebetulan tantenya tinggal di Pontianak, jadi setiap pergi pasti tantenya yang menemani Abdul berenang," lanjut Susi.
Wanita berjilbab ini mengatakan, awalnya Abdul takut berenang di kolam renang. Ia bahkan menangis saat pertama kali. Saat ini, setiap kali ke Pontianak, Abdul kerap mengajak berenang.

"Kadang kalau sudah berenang dia tidak mau dijaga atau dipegang. Padahal dia tak pandai berenang," ujarnya tertawa.

Ibu dua anak ini percaya, dengan berenang pertumbuhan anaknya akan maksimal. "Rata-rata orang yang sering berenang badannya tinggi, kemudian sistem pernapasannyapun bagus, pola makannya meningkat. Jadi untuk anak, sejak dini menurut saya sangat bagus sekali," katanya.

Dosen Fakultas Ekonomi Untan Ira (42), juga menjadikan renang sebagai sarana rekreasi dan rutinitas bagi dua anaknya Gantari dan Garda yang sekolah di SD Al Azhar.

"Saya menjagak anak-anak berenang, biar mereka kembali segar menjalani aktivitasnya di sekolah. Apalagi renang ini untuk kesehatan. Dalam sepekan, saya bisa pergi ke kolam renang Oevang Oeray ini dua sampai tiga kali," kata Ira.

Renang juga dipilih Neisya untuk kedua anaknya. Setiap akhir pekan, ia kerap mengajak buah hatinya ke Oevang Oeray. "Tiap Minggu, anak-anak pasti mengajak berenang di sini. Bila tidak dituruti, mereka menangis," kata Neisya.

Diakui Nesiya, kedua anaknya gemar berenang. Anak tertua Nesiya, Zidan Adiaksa Jaya sudah bisa berenang saat usianya 6 tahun. Buah hati keduanya, Akbar Danuarsa Jaya (3) bahkan ia percayakan pada pelatih renang.

"Dari pada ke mal, paling anak-anak bermain game. Nyaris tak ada manfaat yang dapat diambil dari bermain game untuk anak-anak," katanya.

Saat ke kolam renang, Nesiya cukup membawa bekal kue, air putih dan pakaian ganti untuk kedua anaknya. Pengawasannya tak pernah luput dari kolam khusus anak-anak tempat anaknya berenang.
Kebiasaan sama juga dilakukan Rini Susanti. Rini, panggilannya, kerap mengajak dua anak perempuannya, Viona Serenita yang duduk di kelas 4 SD dan Cheril Olivia yang masih TK ke kolam renang Oevang Oeray.

Nesiya memilih kolam renang sebagai lokasi menghabiskan akhir pekan bukan tanpa sebab. Diakuinya, dengan berenang, anak-anak digiring kepada aktivitas menyehatkan.

"Berenang merupakan satu dari beberapa agenda mengisi akhir pekan dengan hal yang bersifat refreshing. Selain berenang, anak-anak juga kadang saya bawa ke mal," ujarnya.

Bila tidak dituruti keinginan untuk berenang, kedua anaknya akan ngambek. Demi membahagiakan anaknya, Rini selalu menurut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved