Style Blitz Tribun
Bermula dari Keprihatinan
Saya punya filsafat, bahwa di mana kaki berpijak, di situ saya akan memajukan daerah tersebut, terutama pariwisata
"Paling satu, dua, atau tiga tahun saja kita sudah harus rolling lagi ke daerah lain. Dengan waktu singkat itu, kita ingin berbuat sesuatu yang berarti untuk daerah tempat kita tinggal," kata Endrian Hananto, General Manager Hotel Mercure Pontianak, Selasa (1/5/2012).
Pria yang akrab disapa Anto tersebut, anggota Komunitas Pontianak Pro prihatin terhadap pariwisata, dan tempat-tempat yang tidak di kelola secara baik dan benar. "Pernah tamu di Mercure ini, mereka check out sekitar jam tujuh pagi hanya untuk jalan-jalan ke Singkawang. Sorenya mereka langsung kembali ke Jakarta. Di situ kan kita bisa lihat, betapa ruginya Pontianak, mempunyai Sungai Kapuas yang seharusnya bisa di jadikan aset daerah, tetapi disia-siakan," ucap Anto.
Prinsip ingin memajukan pariwisata turut mendorong Anto W Soemartono, General Manager Hotel Aston Pontianak untuk bergabung di Pontianak Pro.
"Saya punya filsafat, bahwa di mana kaki berpijak, di situ saya akan memajukan daerah tersebut, terutama pariwisata," ucapnya kepada Tribunpontianak.co.id.
Tak melulu membahas tentang tema serius seperti pariwisata, sering kali diselingi anggota Pontianak Pro membahas tentang rileks ketika senggang. "Karena berawal dari komunitas yang sama, jadi kami kadang kala mengisi waktu luang dengan menyanyi setelah selesai meeting.
Kadang dalam sepekan, ada waktu satu hari kami luangkan waktu untuk bermain golf simulator di MegaMal selama dua sampai tiga jam," jelas Endrian Hananto. Pada dasarnya mereka menjadikan komunitas ini sebagai wadah diskusi serius hingga kegiatan relaksasi.