Style Blitz Tribun
Touring Lintas Kalimantan
Mengambil start dari Tanjung Priok, dengan menggeber scooter berbody PS berdesain panjang extreme dan bermesin exclucif 2.
Setidaknya itu yang dilakukan Wildan bersama satu rekannya yaitu adiknya sendiri, Boim, yang bertindak sebagai mekanik saat melakukan touring lintas kalimantan dengan menggunakan vespa atau lazim disebut scooter.
Dengan menunggangi scooter body kongo yang berdesain sport dan bermesin PS 150, tak kurang dari delapan hari Wildan habiskan dalam perjalanan lintas kalimantan dengan rute awal dimulai dari Kalbar, menuju Kalteng, kemudian Kalsel dan terakhir ke Kaltim.
"Belum ada scooteris (pemakai scooter) yang pernah melakukan touring lintas Kalimantan. Saya bersama adik saya merintis perjalanan itu pada 2006 agar ke depan para scooteris mudah menaklukan medan. Pada touring itu, tiap persimpangan dan jembatan, saya tancapkan patok bertulis "scooteris Kalbar"," ujarnya.
Diakui Wildan yang kali pertama melakukan touring perdana ke Putussibau pada 1992 itu, perjalanan dari Kalbar menuju Kalteng harus menyusuri medan hutan belantara dan medannya benar-benar menguji adrenalin serta nyali. Pasalnya, tak ada jalan raya yang menghubungkan antardua provinsi itu.
Belum lagi jalanan becek, tanjakan ekstrem dan turunan curam menjadi sederet pengalaman bernilai yang tak tergantikan oleh apapun. Tidur di atas aspal dan semak belukar hutan pun menjadi agenda wajib saat rehat tiba.
Pengalaman touring Wildan bersama scooter kesayangannya tidak hanya itu. Pada 2007, Wildan melampiaskan hasrat adventurenya menaklukan pulau jawa. Mengambil start dari Tanjung Priok, dengan menggeber scooter berbody PS berdesain panjang extreme dan bermesin exclucif 2.