Style Blitz Tribun

Sistem Ger Penggerak

Menurut Endy, nama akrabnya, memulai usahanya dengan vespa dikarenakan unik dan tidaklah susah.

Editor: Jamadin
zoom-inlihat foto Sistem Ger Penggerak
Endy, pemilik bengkel Vesva
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Vespa dari dulu sampai sekarang tidak merubah tampilan. Itu yang mendasari Erdyanto (35) mengeluti dunia vespa sejak tahun 1997. Dia pun membuka usaha bengkel vespa di Jl RE Martadinata No 70, bengkel ini diberinya nama JMC.

Menurut Endy, nama akrabnya, memulai usahanya dengan vespa dikarenakan unik dan tidaklah susah. "Kalau vespa kan semua isinya dan penggeraknya menggunakan sistem ger, jadi tidak serumit motor lain yang untuk buka piston saja harus menyetel rantai api, klep dan sebagainya," imbuhnya.

Namun dengan bertambahnya waktu, ternyata Endy tidak hanya memfokuskan di vespa saja, untuk motor-motor jenis lain juga diterimannya.

"Walau awalnya saya memang bermain di vespa, dan menguasai seluk beluk vespa, tidak menutup kemuingkinan sekarang saya mengambil semua jenis motor untuk diperbaiki," katanya.

Untuk vespa yang diperbaiki rata-rata mengenai tarikan motor, kampas kopling. Selain itu mengecat, tun up, atau menambah aksesoris. "Makanya saya juga sekarang main motor 70, modif-modif motor SG, dan yang lainnya, itung-itung untuk menambah penghasilan lah," jelasnya.

Penggantian spare part vespa, menurut Endy, tidak susah di banding motor-motor lain yang sampai harus pesan ke Jawa, bahkan ada yang sampai memesannya sampai ke luar negeri.

"Kalau saya, tidak pernah meminta bayaran sebelum semua kerjaan dan penyakit motor itu selesai saya kerjakan. Bukan apa, kalau kita hanya mendengar bunyi motor dan keluhan konsumen, dan kita tetapkan harganya, eh ternyata setelah di bongkar dan dicek ulang, bukan hanya itu penyakitnya, jadi kan tak mungkin kita minta tambahan ke konsumen," tuturnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved