Style Blitz Tribun
Meredam Kebisingan Kota
Dengan bersepeda, tubuh menjadi sehat. Dengan menikmati pemandangan asri taman
Itu yang dilakukan mahasiswi Poltekes, Jurusan Gizi semester dua, Robiyatul Fadilah, yang bersepeda di taman kota, untuk melewati hari sambil menanti senja.
Dalam beberapa bulan terakhir ini, Roby, sapaan akrabnya, bersepeda di lingkungan sekitar Taman Tugu Khatulistiwa bersama teman-temannya. Dengan sepeda jenis fixie miliknya, dia berolahraga sembari memanjakan matanya dengan panorama hijau pepohonan dan eloknya bunga taman.
"Keuntungannya berlipat. Dengan bersepeda, tubuh menjadi sehat. Dengan menikmati pemandangan asri taman, secara psikologi kita dapat terhindar dari stres," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id.
Roby mengaku, bila tak ada tugas kuliah dan aktivitas lain yang perlu, dia senantiasa menyempatkan diri bersepeda ke taman bersama teman-temannya, tiap akhir pekan. Menurutnya, udara di taman lebih menyehatkan dan segar daripada bersepeda di tepi jalan raya.
"Kalau bersepeda di pinggir-pinggir jalan agak berisiko. Sebab, sepanjang ruas Jl Situt Mahmud dan Jl Khatulistiwa, tak ada trotoar. Di samping itu, polusi udara yang ditimbulkan dari kendaraan juga tidak baik bagi kesehatan. Makanya, saya dan teman-teman pilih taman sebagai lokasi bersepeda. Udaranya segar, sejuk dan pemandangannya alami ," ujarnya.
Menurut Roby, keberadaan taman di Kota Pontianak sangat penting. Sebab, katanya, taman dapat meredam kebisingan kota dan kesibukan rutinitas keseharian yang menyandera pikiran.
"Yang saya rasakan, saat mata saya dinikmati dengan suguhan tetumbuhan dan pepohonan hijau, terasa lega dan fresh," ungkapnya