Style Blitz Tribun
Anjing Ditukar Gula
Saya tak tahu apa namanya hasil keturunan anjing min pin dan anjing Jepang ini
"Saya tak tahu apa namanya hasil keturunan anjing min pin dan anjing Jepang ini," ujar Aheng kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (12/4/2012).
Menurutnya, dari perkawinan Yuli dan Gudi lahir lima ekor anjing, satu di antaranya
Jecky. Empat saudara Jecky kini telah berpindah tangan.
"Banyak orang yang mau beli, tetapi saya tidak jual. Bukan karena tidak mau uang, tapi pengasilan kami bukan dari jual beli anjing. Jadi, kami berikan saja kepada orang yang benar-benar berniat untuk pelihara anak-anak anjing tersebut. Kalau di Tionghoa, pendapatan bukan dari jual beli hewan, jadi kami tukar dengan yang manis seperti gula. Ini sebagai syarat saja," jelas Aheng.
Aheng mengatakan, anjing yang ia pelihara sangat periang dan setia. "Dia tidak menggigit, hanya menggonggong saja. Kalau sudah kenal sama orang, maunya nempel terus," katanya.
Untuk makanan, anjing yang ia pelihara tak rewel. Nasi, kue kering, buah-buahan disantap anjingnya. "Kadang waktu kami makan durian, kami lempar saja di deekat dia pasti dimakannya," katanya tertawa