Kapolda Kalbar Ancam Provokator

Kota Pontianak yang kembali damai, terusik video rekayasa bentrokan antar-kelompok yang diduga ulah provokator.

Tayang:

"Sebagai wakil rakyat Kalbar di pusat, saya sudah berupaya maksimal dengan menghubungi Komisi III dan Komisi I DPR. Dan, bersyukur Kapolri langsung merespon kondisi yang terjadi di Kalbar, dengan mengirimkan pasukan Brimob untuk membantu pengamanan Kalbar," tuturnya.

"Saya berharap seluruh masyarakat mempercayakan kondisi yang ada kepada aparat keamanan, dalam hal ini Kepolisian yang dibantu TNI. Tak perlu ada demo-demo lanjutan, di manapun di Kalbar," imbaunya.

Saat ini DPR sedang menggodok UU Keormasan, menindaklanjuti masalah tuntutan masyarakat di beberapa tempat. "Dengan begitu ke depan kita berharap Ormas-ormas yang ada di Kalbar lebih tertib. Artinya, pemerintah dan DPR tidak tinggal diam dengan tuntutan masyarakat," tegas Karolin.

Wakil Ketua DPRD Kalbar, Nicodemus R Toun pun mengingatkan imbas dari masalah beberapa hari lalu. "Ada aktivitas ekonomi yang terganggu. Para pelajar Kota Pontianak juga diliburkan. Jadi kita harus menyadari, yang rugi seluruh masyarakat Kalbar, bukan satu kelompok tertentu," tegas Nicodemus.

Politisi Demokrat ini mengimbau masyarakat saling memaaf dan tetap bersatu. "Jika ada kesalahan, sebagai saudara, sebangsa dan satu keluarga besar masyarakat Kalbar, mari saling memaafkan. Untuk semua tokoh masyarakat, semua komponen, mari sama-sama mendinginkan suasana. Bersama-sama mencari solusi dengan pendekatan sesuai kultur Kalbar," imbaunya. (tribunpontianak edisi cetk/rhd/sbs/hsm)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved