Sport Blitz Tribun
Bawa Sepatu Joging di Koper
Di antara kesibukan kerja, beberapa orang berikut menyiasati waktu untuk berolahraga.
Ilham Sanusi, pengusaha yang juga Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kalbar, selalu jogging pada pagi hari sebelum berangkat kerja. Sekitar pukul 06.30 WIB, dia jogging selama satu jam. Kebiasaan berolahraga sudah dilakoninya sejak sekitar 40 tahun lalu. Kini dia tetap terlihat fit meski usianya akan memasuki 70 tahun pada Desember mendatang.
"Apabila tidak berolahraga selama tiga sampai empat hari karena kesibukan kerja, badan saya menjadi tidak enak dan lemah. Sepertinya masih ada yang kurang," ujar Ilham Sanusi, ketika ditemui di kediamannya, Jl Dr Wahidin, Minggu (11/3). Selain jogging, di rumahnya juga terdapat peralatan fitness. Dulu Ilham juga menekuni tenis dan bersepeda, tetapi seiring pertambahan usia dia merasa olahraga jogging paling pas dilakoni saat ini.
Ketika bepergian ke luar kota maupun luar negeri, Ilham selalu membawa pakaian dan sepatu olahraga di dalam kopernya. Sehingga di sela-sela kesibukan dia tetap mengusahakan agar tetap bisa sejam berolahraga. Perlengkapan yang biasa ia bawa seperti pakaian olahraga termasuk sepatu.
Dia mengatakan kebiasaannya berolahraga berawal dari buku-buku bacaannya, yang menjelaskan bahwa kesegaran tubuh bisa didapat dari olahraga. Selain itu olahraga sangat baik untuk menjaga ketahanan tubuh.
"Saya katakan kepada keluarga, bahwa olahraga wajib. Sama halnya dengan wajib menunaikan ibadah salat. Dalam artian wajib dalam hubungannya dengan kesehatan jasmani," ujar Ilham.
Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kalbar, Prof Dr Chairil Effendy (55) juga merasakan manfaat olahraga bagi kesehatan. Antara lain menjaga keseimbangan kadar gula darah, dan tekanan darah. Dia merasa tetap segar dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Chairil selalu menyempatkan diri untuk berolahraga meski sesibuk apapun. Biasanya olahraga pada pagi dan sore sekitar pukul 15.00 WIB. "Saya sehari-hari olahraga tenis. Kalau tidak hujan, tidak ada tamu, tidak ada rapat atau tidak terlampau capek selalu sempatkan tenis. Pagi-pagi saya sempatkan fitness di rumah sampai keringatan. Kalau sempat terkadang saya jalan kaki juga berkeliling di kampus sampai BLKI, atau terkadang juga saya memakai sepeda," ujar Chairil kepada Tribunpontianak.co.id, Minggu (11/3/2012).
Ketika hujan, Chairil tetap berolahraga dengan sepeda statik di rumah.
"Saya pribadi sangat senang berolahraga, dari kecil sudah senang olahraga. Waktu SMA sudah senang dengan voli, sampai mahasiswa maupun sampai sekarang. Orang seusia saya masih sehat, bernapas masih enak dan lari masih mampu," katanya.
Dia mengajak agar setiap orang mencintai olahraga. Apapun olahraga yang digeluti agar tetap sehat. Apabila memang mampu sebaiknya berolahraga setiap hari. Seandainya tidak memungkinkan bisa dilakukan sekali dalam sepekan.