Sport Blitz Tribun
Beli Raket ke Luar Negeri
Rutinitas itu telah berlangsung sejak delapan tahun lalu hingga sekarang.
Rutinitas itu telah berlangsung sejak delapan tahun lalu hingga sekarang. Tujuannya memelihara kesehatan dan untuk bersosialisasi. Tidak tanggung-tanggun, demi bulutangkis, Ferry harus meronggoh koceknya dalam-dalam untuk urusan bulutangkis ke Jakarta dan Kuching.
"Semua itu demi kepuasan," ujarnya kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (8/3/2012).
Ferry setidaknya sudah membeli raket sekitar belasan buah dengan harga beragam. Namun saat ini tinggal tujuh, lantaran yang lainnya patah dan usang. Koleksi raket milik Ferry seperti Yonex dan Pro Ace.
Untuk harga, Ferry membeli antara Rp 300 sampai dengan Rp 400 rupiah. Satu raket yang Ferry miliki dibeli di Kuching bernilai sampai 200 Ringgit Malaysia (RM). "Dalam rupiah sekitar Rp 560.000-an," tuturnya.
Untuk kelanjutan bulutangkisnya, Ferry bergabung tim Santana Pontianak. Ia telah mengikuti kegiatan Accounting Batminton Competitian (ABC) dan kegiatan open-open bulutangkis lainnya. Disamping itu Ferry tetap melakukan pertandingan-pertandingan persahabatan.
"Masalah menang kalah urusan biasa, yang penting senang," katanya.