Eco Style Tribun

Distro Incaran Anak Band

Modelnya beragam, tetapi dengan produk terbatas atau limited edition

Tayang:
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Tampil menarik dengan pakaian eklusif menjadi kebutuhan kaum remaja. Terlebih bagi mereka yang kerap tampil di depan umum seperti grup band. Keberadaan distribution store atau distribution outlet (Distro) mejadi solusi bagi mereka.

Enam personil Mr Postman, grup band asal Pontianak sangat terbantu dengan kehadiran Distro. Band yang digawangi Dwi Agus Harsono (Vokal), Sinyo Allen Koa Letedara (Gitar), Oki (Gitar), Hazmi Dwi Gusra Yudha (Drummer), Dodonk (Bassis), dan Wendy Alfred Samantha (Pianis) kerap menggunakan kostum dan asesories yang disediakan Distro saat manggung.

Para personil band Finalis A Mild Wanted, Juara 1 BNI Accoustic dan  Juara 2 Axist Road Java Jazz 2011 ini menganggap produk Distro mendukung performance mereka ketika tampil di depan khalayak.

"Modelnya beragam, tetapi dengan produk terbatas atau limited edition," ujar Hazmi Dwi Gusra Yudha kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (15/1/2012).
 
Ia mengatakan, dari sisi ukuran produk Distro seperti baju kaus bisa disesuaikan dengan ukuran badan melalui pemesanan. Baju juga lebih bervariasi sesuai keinginan dan bahan yang digunakan nyaman dikenakan.

Dalam penampilan mereka terakhir yakni saat opening konser Anji dan RAN di Road To Java Jazz 2012 mereka juga mempercayakan kostum pada produk Distro.

Wendy menambahkan, mereka sengaja memilih produk Distro lantaran tak pasaran. Beda saat mereka harus membeli kostum di toko pakaian yang satu helai pakaian diproduksi kodian.

"Ditempat lain itu produknya terlalu banyak, jadi membingungkan dan produksinya massal. Beda sama Distro. Produksinya terbatas, kita lebih PD karena tidak akan takut ada orang yang memakai produk yang sama dengan kita," jelasnya.

Wendy dan Yudha memiliki jam manggung lebih dari rekan-rekannya yang lain lantaran bergabung dengan band lain kerap mengeluarkan budget lebih.

"Dalam sepekan, rata-rata tiga kali manggung, sehingga kita beli kostum di Distro bisa dua hingga tiga kali sebulan," jelas Yudha.

Produk pakaian yang ditawarkan Distro juga digandrungi remaja di Pontianak. Raspita Patriana, siswa kelas XII IPS SMA Negeri 4 Pontianak satu di antaranya. Ia menggunakan produk Distro untuk mengikuti trend dikalangan pergaulannya semata.

"Kalau di Distro, produknya tak pasaran. Produksi terbatas dengan model yang variatif dan dapat disesuaikan dengan selera," ujar cewek kelahiran 1 September 1994 ini.

Remaja yang akrab disapa Nana ini kerap membeli kaus, kemeja dan jaket. Dalam sebulan, Nana biasa membeli dua kaus di Distro. Produk Distro ini ia pakai ketika berkumpul bersama rekan- rekannya.

"Kalau pakai barang Distro, kita tentunya akan lenih percaya diri karena memang sesuai dengan selera. Kita juga tidak ketinggalan mode," ujarnya.

Harga produk yang ditawarkan Distro masih terjangkau oleh para remaja yang didominasi pelajar. Baju kaus misalnya, dilego dengan harga berfariasi tergantung jenis bahan dan sablon pada baju. Biasanya sepotong kaus dijual mulai Rp 65 ribu sampai Rp 120 ribu. Demikian dengan jaket, biasa dijual dengan harga Rp 200 ribu hingga Rp 350 ribu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved