Eco Style Tribun
Android Bius Kaula Muda
Keunggulan Android adalah aplikasinya yang beragam
Penulis: Nina Soraya | Editor: Jamadin
Satu di antaranya Rama Sazuldy, yang telah memakai Acer Iconia sejak setahunan lalu. Tablet yang mengusung OS Android Honeycomb ini belum banyak beredar kala itu. Maklum versi Honeycomb memang dirancang khusus untuk Tablet.
"Karena aku memang suka gadget dan kebetulan Android hadir waktu itu jadinya tertarik juga buat pakai," ungkap Rama yang 'menggilai' gadget sejak umur 19 tahun.
Keunggulan Android adalah aplikasinya yang beragam. Ia mencontohkan aplikasi Social Joger, sebuah aplikasi yang memudahkan manajemen akun twitter dan Facebook, dan dengan tampilan yang lebih menarik.
"Aplikasinya membantu sekali. Memudahkan buka document dimana-mana tanpa repot bawa laptop kemana-mana, atau bawa-bawa buku besar. Paling penting juga bisa push sosial network-nya," katanya.
Developer Kalbar, Neddy Achmad juga mencintai tablet Android yang dimiliknya sejak setahun lalu. Memang awalnya, ia tak menduga tablet yang dibelinya memakai Android 2.2 froyo. telah dimilikinya sejak
"Asyik juga pakainya, karena simpel dan memungkinkan aplikasi yang banyak pilihan karena bisa mendownload dari Android Market," ujarnya.
Sekedar info saja Android 2.2 Froyo merupakan penerus dari Android 2.1 Eclaire. "Froyo" yang kependekan dari Frozen Yogurt dilengkapi dengan Wi-Fi hot spot dan dapat juga menjadi modem 3G melalui kabel USB. Selain fasilitas hot-spot, versi terbaru ini juga didukung dengan program Flash untuk memutar video.
Kelebihan lain dari Froyo yakni pengguna tidak harus menginstal aplikasi on-board, tetapi juga bisa di storage eksternal, misalnya kartu SD. Produk itu juga menawarkan layanan back-up dan restore untuk mem-back up data-data penting.
Tak hanya tablet, smartphone dengan basis Android kini juga makin digilai. Novi Safriadi, dosen Teknik Informatika Universitas Tanjungpura (Untan), mengatakan sejak menggunakan Sony Ericsson Xperia Mini Pro ia mengaku puas dengan gadget ini.
Memilih android tak semata karena tawaran fitur dan fungsi, tapi dari segi harga pula. "Apple juga lagi tren, tapi fiturnya gak sekomplit dan gratis seperti android dan harganya lebih mahal," ungkapnya.
"Smartphone itu kegunaannya adalah memudahkan pekerjaan. Email dan social media selalu bisa diandalkan. Tambahannya karena ini Android, maka banyak aplikasi free yang dikembangkan vendor, karena Android yang bersifat open source. Jadi Android itu identiknya gratisan," ucapnya yang telah memakai Xperia Mini Pro sejak enam bulan lalu.
Selain itu ada aplikasi multitasking yakni beberapa aplikasi berjalan bersamaan dalam satu waktu. Tak hanya itu Adroid juga dilengkapi widget di homescreen. Lewat fitur ini diberikan kebebasan membuat widget di homescreen, user bisa dengan mudah mengakses berbagai folder dan aplikasi dengan cepat dan mudah.
Penikmat smartphone Android lainnya adalah M Rizal Edwin. Pencinta selancar di dunia maya ini, memang selalu mengandalkan smartphone. Samsung Galaxy W berbasis Android 2.3 Gingerbread semakin sempurna untuk kebutuhan online di jejaring sosial. Terutama lagi ribuan aplikasi dalam Android Market adalah sesuatu yang jadi alasan utama ia dan ribuan orang mencintai Android.
"Saya pakai Blackberry tapi saya tetap mengandalkan Android untuk kebutuhan online, serta mengunduh konten termasuk urusan pekerjaan yaitu untuk showing foto ke klien," bebernya yang juga merupakan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kalbar.