Dugaan Penipuan

Anggota DPRD Diadili di Sambas

Dalam sidang pembacaan dakwaan kasus yang melilit Mardani, tidak ada eksepsi dari penasehat hukum tersangka.

Anggota DPRD Diadili di Sambas
NET
Ilustrasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Sidang pembacaan dakwaan terhadap Anggota DPRD Sambas, Mardani digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sambas, Selasa (11/10/2011).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Mardani dengan pasal 378 dan pasal  372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan terkait dugaan lahan sawit fiktif di Kecamatan Galing, Sambas.

"Dugaan, Mardani melakukan penggelapan uang masyarakat sebesar Rp 193 juta atas lahan fiktif," kata anggota JPU, Ardhi.

Setelah sidang ini, hakim ketua, Sri Hasnawati mengatakan sidang akan kembali dilaksanakan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi pada Selasa (18/10/2011) mendatang.

Dalam sidang pembacaan dakwaan kasus yang melilit Mardani, tidak ada eksepsi dari penasehat hukum tersangka.

"Eksepsi diajukan apabila ada kesalahan nama maupun kelengkapan berkas, dan ini sesuai pasal 143 KUHAP. Jadi eksepsi tidak kita ajukan bukan berarti menerima dakwaan, karena ini tidak menyangkut materi dakwaan," ujar Arifin Turnip, kuasa hukum tersangka.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved