Abah Anom Wafat Tepat Milad
Milad Ponpes Suryalaya yang sedianya dihadiri ribuan Ihwan Thareqat Qodiriyah Naqsabandiyah dalam dan luar negeri, urung digelar.
Santri sekaligus anggota polisi Ajun Inspektur Satu, Ade RC menyatakan, 5 September bertepatan ulang tahun ke-106 Ponpes Suryalaya yang didirikan 1905 silam. "Ini keagungan Yang Maha Kuasa," kata Ade di Tasikmalaya, Senin (5/9).
Abah Anom dinilai sosok manusia sempurna. Sifat yang tidak dimiliki orang lain di antaranya, pemurah dan tak pernah usil atau mengkritik orang lain, termasuk pemerintah. Sifat dermawan almarhum di antaranya memberikan makan gratis pengunjung dan santrinya dua kali sehari.
Jumlah pengunjung yang datang ke Ponpes Suryalaya tiap bulannya mencapai 20 ribu orang. "Kalau ditotal pengeluarannya 20 juta per bulan untuk memberi makan saja, coba mana ada orang yang mau seperti itu," tandas Ade.
Wafatnya Abah Anom Senin kemarin, mengakibatkan Milad Ponpes Suryalaya urung digelar. Menurut santri yang enggan disebutkan namanya, pelaksanaan Milad biasanya dilaksanakan setelah Salat Isya sampai tengah malam.
Acara tersebut diisi zikir, siraman rohani dan kegiatan keagamaan lainnya. "Ya, sekarang kita yang terpenting mendoakan Abah," ujarnya.
Sebelumnya, panitia telah menyiapkan berbagai kegiatan untuk menyambut Milad yang rencananya dihadiri ribuan Ihwan Thareqat Qodiriyah Naqsabandiyah, baik dari Tanah Air maupun mancanegara.
Jamaah Ponpes Suryalaya yang berasal dari luar negeri, di antaranya dari Malaysia, Brunei, Australia, Amerika, Bagdad dan lainnya. (tempo interaktif)