TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bumi Khatulistiwa, Kalimantan Barat sudah menahun. Namun hingga saat ini pihak terkait belum mampu mengambil solusi. Antrean panjang tetap terjadi di hampir seluruh SPBU.
Pada saat bersamaan para spekulan memanfaatkan kondisi hingga membuat rakyat jelata semakin terpuruk. Berikut gugatan mereka terkait permasalahan BBM di Kalimantan Barat.
BUN tolong tegur SPBU Parit Aim Ambawang Kuala yang menjual bensin dan solar ke spekulan. Kemaren ada kebakaran mobil spekulan, hampir saja SPBU ikut terbakar.
Ada penampungan BBM di depan IPDN . Sebenarnya instansi terkait tahu, tapi ada kesan pembiaran oknum Pertamina. Akibatnya BBM cepat habis, sedangkan pengecer jalanan banyak. 081352092xxx
SELAMAT pagi Tribun. Tolong sampaikan Bapak Kapolda, bahwa Polsek Pontianak Utara tidak bisa membasmi mobil-mobil tangki siluman di SPBU Batu Layang yang jumlahnya tak terhitung. Tolong, ya Bun. 085753150xxx
PAGI Tribun. Tolong sampaikan Kapolda. Di beberapa SPBU Sambas marak spekulan antre berulang-ulang. Sangat merugikan orang lain, apalagi di SPBU Bekut Tebas Sambas. Akibatnya premium ludes hanya beberapa jam.
Tolong siagakan anggota di SPBU. Jika ketahuan tindak dan ambil saja motorya. Motor yang mereka gunakan, rata-rata tak hidup mesinya. Bantuanmu sangat membantu masyarakat, Bun. Terimakasih. 085750562xxx
HALO Tribun, tolong infokan pihak terkait. SPBU Anjungan masing melayani tangki modifikasi. Razia. Satu truk tangki Pertamina, habis dalam dua jam saja. 085654053xxx
TRIBUN coba lihat mobil siluman yang antre solar di Paris I. Luar biasa, pakai truk yang isinya buanyaaak. 081345219xxx
HAI Bun..tolong sampaikan pihak terkait. Jangan cuma tinggal diam terhadap banjirnya tangki siluman di SPBU! Kasihan masyarakat tak kebagian BBM. 081256498xxx
DI Pom bensin banyak tangki siluman 4 atau 5 mobil tiap hari/malam antre. Motor juga banyak yang bolak-balik antre. Bisanya motor-motor itu menaruh jeriken di warung-warung, bahkan hampir kebakaran dekat Semen Gresik.
Lihat Pom bensin Jeruju, depan RSUD Kota yang baru dibangun, arah Nipah Kuning. Tolong Pertamina, Satpol PP dan polisi bertindak. 081352142xxx
BUN tolong sampaikan Pertamina. SPBU di Bodok mengutamakan isi drum dan jeriken dalam jumlah besar. Kami masyarakat jadi korban. BBM langka terus. Terimakasih. 081352331xxx
BUN, tolong tanyakan Pertamina. Di Pemangkat sering kehabisan solar, soalnya SPBU Pemangkat lebih melayani jeriken daripada mobil. Sukses untuk Tribun. 082150276xxx
TOLONG tanyakan Pertamina. Mengapa SPBU di Sosok, Tayan Hulu Kabupaten Sanggau berubah. Artinya, layanan solar dilaksanakan setelah bensin habis terjual. Ini tak tanggung-tanggung , kadang smpai sore bahkan esok pagi. Kami kesulitan isi solar. Tolong penjelasannya, terimakasih. 081256521xxx
HAI Bun, tolong sampaikan aparat terkait. Coba tertibkan SPBU di Kubu Raya dan Pontianak. Razia seperti di Ketapang. Banyak spekulan antre berulang-ulang. Coba lihat kios-kios di Ambawang. SPBU kosong, tapi solar dan bensin banyak di eceran. Tindak tegas, dong! 081522687xxx
HALO Tribun, tolong sampaikan pihak terkait mengenai tangki siluman di SPBU Kuala. Tolong diambil tindakan tegas. Kasihan masyarakat umum tak kebagian bensin. 081256498xxx
ASSALAMUALAIKUM. Tolong, Bun sampaikan pihak terkait, SPBU di Jl Imam Bonjol, simpang Paris I banyak isi solar pakai jeriken yang disembunyikan di rumah simpang masjid. Padahal antrean truk panjang, kasihan. Terimakasih. 081256742xxx
YANG terhormat Bpk Ibnu Chouldum. Coba Bapak perhatikan penjual bensin eceran yang maaf, tempat jualannya asal-asalan, tapi jerikennya semua penuh dan banyak.
Apa mungkin dia beli pakai motor berkali-kali? Apa tak ada kerjasama dengan oknum SPBU? Saya pernah menyaksikan SPBU di Jl KHA Dahlan. Saat itu saya isi bensin.
Orang menenteng dua jeriken besar untuk 40 liter. Kios dia dekat SPBU, di depan toko HP. Di deretan Kantor Pos Besar, bensin dijual Rp 6 ribu per liter. Mohon Bpk perhatikan, pantas saja SPBU cepat kosong, dab pegawainya tentu bisa santai. Terimakasih. 085654835xxx
BUN, tolong sampaikan pihak berwajib. Jumat, 12 Agustus lalu, sekitar jam 19.40 WIB saya lihat beberapa motor terang-terangan mengisi bensin menggunakan tangki siluman di SPBU Sui Raya Dalam (pelat motor di Redaksi).
SPBU membiarkan. Padahal, ada sanksinya, baik yang mengisi maupun diisi. Kami masyarakat di sini sudah sangat resah, karena sulit dapat BBM. Sepekan hanya bisa dapat 1-2 kali. Itu pun hanya 1-2 jam habis. Saya salut SPBU Sei Jawi yang menempelkan larangan dan benar-benar menerapkan aturan. 085245005xxx