Umpan Balik

Darsem Bak Kacang Lupa Kulitnya

Ketika uang sudah terkumpul, pemerintah ternyata bersedia menanggulangi pembayaran diyat (denda) sebesar Rp 4,7 miliar.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Menanggapi berita Darsem, kenapa uang segitu banyak hanya untuk dia sendiri? Sedangkan rakyat Indonesia masih banyak yang kelaparan.

Apakah tidak ada kebijakan dari pemerintah dalam penggunaan koin yang terkumpul tersebut. Apalagi, membaca beritanya, Darsem sudah berubah sikap seperti kacang lupa kulitnya. Adilkah bagi masyarakat miskin lainnya? Terimakasih.
085751835xxx


TERIMAKASIH, sobat. Kasus yang semula menimpa Darsem, yang terancam hukuman pancung di Arab Saudi, memang mengundang keprihatinan luas dari masyarakat.

Mereka kemudian tergerak menyumbang melalui tvOne. Ketika uang sudah terkumpul, pemerintah ternyata bersedia menanggulangi pembayaran diyat (denda) sebesar Rp 4,7 miliar.

Oleh tvOne, uang dari masyarakat sebesar Rp 1,259 miliar akhirnya diserahkan kepada Darsem setiba di Tanah Air. Karena uang sudah di tangan Darsem, kini kita berharap ia menggunakan bantuan masyarakat itu dengan benar, bukan untuk foya-foya.

Semoga pintu hati Darsem dan keluarga terketuk di bulan Ramadan ini untuk membantu sesama, yakni masyarakat miskin lainnya yang masih begitu banyak di sekeliling kita.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved