Nilai Nelayan Profesi Berisiko Tinggi, Pemkot Singkawang Gelontorkan Dana APBD untuk 800 Asuransi
Walikota Singkawanb Tjhai Chui Mie mengatakan bahwa pemberian kartu asuransi nelayan juga merupakan komitmen pihaknya
Penulis: Ferryanto | Editor: Madrosid
Nilai Nelayan Profesi Berisiko Tinggi, Pemkot Singkawang Gelontorkan Dana APBD untuk 800 Asuransi
SINGKAWANG - Walikota Singkawanb Tjhai Chui Mie mengatakan bahwa pemberian kartu asuransi nelayan juga merupakan komitmen pihaknya memberikan kesejahteraan untuk para nelayan.
"Asuransi nelayan Ini juga merupakan salah satu dari kampanye kita untuk mensejahterakan nelayan,"katanya.
Di tahun 2019 ini, ia mengatakan bahwa pemerintah Kota Singkawang telah menganggarkan melalui APBD pengadaan asuransi nelayan untuk 800 orang masyarakat nelayan.
"Kita dari APBD kita menganggarkan untuk 800 nelayan untuk di berikan premi asuransi nelayan,"tuturnya.
Ia menilai bahwa nelayan merupakan sebuah pekerjaan yang berisiko tinggi, sehingga pemberiannya asuransi ini sangat penting bagi masyarakat nelayan.
Baca: Anggota Satgas TMMD Sintang Jaga Kebugaran dengan Berolahraga Tiap Pagi
Baca: TNI, Mahasiswa dan Warga Tanam Pohon di Bantaran Sungai Pontianak Barat
Baca: Pembukaan Tahun Pelajaran 2019/2020 Persekolahan Katolik Nyarumkop Laksanakan Misa
"Resiko dari nelayan itu kan luar biasa tinggi, jadi ini paling tidak buat keamanan keluarga jika terjadi musibah sudah ada penggantian atau proteksi untuk keluarga melalui asuransi ini,"jelasnya.
Kedepan dirinya akan meminta dinas terkait untuk terus melakukan pendataan masyarakat nelayan.
"Kedepan lagi kita minta data dulu, bagi yang tidak mampu akan kita berikan bantuan, bagi yang sudah mampu kita minta mandiri, Kita berharap setiap anggaran yang kita keluarkan nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat,"tutupnya.