Golkar Kalbar Tunggu Hasil Munas, Baru Fokus Tatap Pilkada 2020
kata dia, untuk yang diusung nantinya ditentukan hasil survei. Prabasa pun menerangkan jika pihaknya tentu akan membuka koalisi dengan parpol lainnya
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Ishak
Golkar Kalbar Tunggu Hasil Munas, Baru Fokus Tatap Pilkada 2020
PONTIANAK - Sekretaris DPD Partai Golkar, Prabasa Anantatur mengungkapkan jika pihaknya akan menggelar munas dan konsolidasi internal baru fokus pada Pilkada.
"Kaitan dengan persiapan Pilkada 2020 dimekanisme partai Golkar tentu sudah ada sistemnya berjalan, yang jelas Golkar sehabis ini selesai, pelantikan pilpres dan legislatif kita akan tentu masa jabatan ketua umum hingga provinsi kita konsolidasi, akan terjadi munas. Setelah itu baru akan kita bicarakan," katanya, Senin (27/05/2019).
Namun, diterangkannya Golkar tentu akan mempersiapkan kader.
"Tapi sejauh ini sistem untuk pemilihan Bupati tidak jauh berbeda dengan yang terakhir, tentu melalui mekanisme yaitu survei dan diprioritasan kader, bagi kami kader sudah tau semuanya melakukan persiapan-persiapan," terangnya.
Baca: Meski Perolehan Suara di Posisi Ketiga, Golkar Klaim Raih Kursi Kedua Terbanyak
Baca: Golkar-PKB Berebut Posisi Ketua MPR, Siapa Berpeluang?
Lebih lanjut, kata dia, untuk yang diusung nantinya ditentukan hasil survei.
"Langkah inilah yang nanti akan dilakukan dan diputuskan dengan tim penyeleksi melewati Ketua Kabupaten Kota, naik ke Provinsi dan ke Pusat mengusulkan yang paling tinggi berdasarkan lembaga survei," jelasnya.
Prabasa pun menerangkan jika pihaknya tentu akan membuka koalisi dengan parpol lainnya.
Baca: Usai Kontestasi Pileg, DPD Golkar Kalbar Akan Evaluasi Hasil Pemilu 2019 Usai Lebaran
"Kalau kita melihat hasil pemilu kemarin tentu DPR untuk Ketapang misalnya mengadapi Pilkada sudah bisa sendiri untuk maju, untuk Kabupaten Sambas masih kurang tiga kursi, kemudian Kapuas Hulu, nanti tentu ada koalisi-koalisi dan dibicarakan tingkat ketua-ketua partai baik level kabupaten maupun provinsi dan pusat, yang penting kami kader sesuai mekanisme yang ada," tukasnya. (dho)