Identitas Sebenarnya Mayat Yang Ditemukan di Parit Jalan Merdeka, Bukan Warga Pontianak
Warga Kota Pontianak sempat dihebohkan dengan penemuan mayat wanita yang mengapung di parit Gertak 2, Jalan Merdeka
Penulis: Ferryanto | Editor: Madrosid
Identitas Sebenarnya Mayat Yang Ditemukan di Parit Jalan Merdeka, Bukan Warga Pontianak
PONTIANAK - Warga Kota Pontianak sempat dihebohkan dengan penemuan mayat wanita yang mengapung di parit Gertak 2, Jalan Merdeka Kelurahan Mariana, Kecamatan Pontianak Kota, Kamis (23/5/2019) pagi.
Pada identifikasi awal, dan pemberitaan sebelumnya pihak kepolisian menduga bahwa mayat tersebut bernama Rizky FAJAR (34) alias Dian yang tinggal di jl.Tanjung Raya I komplek kampung beting, Kec. Pontianak Timur.
Namun belakangan, setelah di lakukan identifikasi secara menyeluruh dan cek lokasi lapangan serta para saksi dan laporan masyarakat khususnya Keluarga korban yang datang melapor.
Diketahui mayat wanita tersebut bernama Lili Wati (28) warga Jalan AR. hakim Dalam, Kelurahan Darat Skip, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak.
Hal ini di ungkapkan langsung oleh Kasi Humas Polsek Pontianak Kota Iptu Simanjuntak kepada Tribun, Jumat (24/5/2019).
Baca: Pertamina Rutin Pantau Distribusi Elpiji Subsidi Tingkat Pangkalan
Baca: Pererat Persaudaraan, Humas Pemkab Mempawah Gelar Buka Bersama di Radio Suara Praja
Baca: Langkah Politik Yusril Izha Mahendra, Dulu Lawan Kini Tergabung Pengacara Jokowi di Pilpres 2019
Terpisah ditemui di Kamar Jenazah RSUD Soedarso, adik kandung korban yang bernama Verawati membenarkan akan hal ini, bahwa jasad yang ditemukan tersebut merupakan kakak kandungnya yang bernama Lili Wati.
"Kamarin kita udah bikin laporan ke Polsek Kota, udah bikin laporan, katanya bilang gak ada Keluarga nya, dan pas itu kita lihat di Media Sosial Instagram Pontianak informasi kan katanya laki - laki, kelahiran Medan, pas kita datang lihat Polisi baru bikin laporan baru lagi,"ungkapnya
Namun, Verawati pun enggan memberikan komentar lebih jauh terkait kepergian kakanya, namun ia hanya membenarkan bahwa mayat yang ditemukan tersebut merupakan kakak kandungnya yang bernama Lili Wati.
Kemudian Ahli forensik RSUD Soedarso dr. Monang Siahaan, M.Ked.(For),SpF mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan luar pada tubuh mayat tersebut tidak ditemukan tanda - tanda akibat penganiayaan.
"Ini tidak di otopsi, hanya periksa bagian luar saja, dan kalau hasil periksa bagian luar - luar saja, saya lihat dari ujung rambut sampai ujung kaki clear banget, bersih banget,"ungkapnya.
Selanjutnya, terkait adanya bekas luka sayatan di tangan, dr Monang menjelaskan itu merupakan luka yang terjadi akibat sayatan beberapa hari lalu sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
"Itu beberapa hari lalu, dari hasil cerita Keluarga, ada usaha dari korban ini untuk bunuh diri sendiri, itu sekitar 4 sampai 5 hari yang lalu, , setalah saya tanya sama keluarganya, memang betul dokter, sekitar 4 sampai 5 hari yang lalu, karena apa saya katakan begitu, bekas jahitan ini sudah rapat, benangnya aja ini tidak dibuka,"jelasnya.