Ribuan Manusia Padati Festival Sahur-sahur XVII di Mempawah, Sukses Cetak Rekor MURI

Antusias masyarakat menyemut dalam rangka memeriahkan event tahunan yakni Festival Sahur-sahur ke-XVII yang telah resmi dibuka malam hari ini.

Ribuan Manusia Padati Festival Sahur-sahur XVII di Mempawah, Sukses Cetak Rekor MURI
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA' M NURUL ANSHORY
Peserta Festival sahur-sahur sudah mulai berkeliling memeriahkan agenda tahunan di Mempawah, Jumat (17/5/2019). 

Ribuan Manusia Padati Festival Sahur-sahur XVII di Mempawah, Sukses Cetak Rekor MURI

MEMPAWAH - Ribuan masyarakat sekitar Kabupaten Mempawah memenuhi sepanjang Jalan Gusti M Taufik, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir, Jumat (17/5/2019) sekira pukul 21.30 malam WIB.

Antusias masyarakat menyemut dalam rangka memeriahkan event tahunan yakni Festival Sahur-sahur ke-XVII yang telah resmi dibuka malam hari ini.

Sejumlah pejabat daerah seperti Wakil Gubernur Kalbar, Bupati Mempawah, Wakil Bupati Mempawah, Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Staf Ahli Pangdam XII/Tpr, Dandim 1201/Mph, Kapolres Mempawah, sejumlah SOPD dan lain-lain.

Baca: Festival Sahur-sahur ke-XVII Sukses Cetak Rekor Muri Kategori Penonton dan Peserta Terbanyak

Baca: VIDEO: Festival Sahur-sahur di Mempawah Cetak Rekor Muri Kategori Penonton dan Peserta Terbanyak

Sebelum acara secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kabar, Ria Norsan, para peserta lomba berjumlah 157 group sudah datang lebih awal dan mulai menabuh genderang melakukan pemanasan.

"Saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas apa yang telah dilakukan oleh para pemuda dalam rangka mendukung acara Festival Sahur-sahur ini," ujar Bupati Mempawah, Hj Erlina dalam kata sambutannya.

Erlina berharap kegiatan sahur-sahur bisa menjadi agenda dalam kalender nasional seperti Danau Sentarum dan Cap Go Meh, ia juga merasa bangga dengan apa yang dilakukan oleh Galaherang Kreasindo sebagai panitia pelaksana.

"Saya bangga dengan kretifitas pemuda Galaherang Kreasindo yang telah berusaha keras mempertahankan budaya tahunan ini," ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, Ketua Panitia Pelaksana, Gusti Very dalam sambutannya mengatakan, ada 157 group yang akan berlomba pada Festival Sahur-sahur XVII di Mempawah, mereka dari kategori pemula dan dewasa.

Baca: 157 Grup Akan Berlomba Dalam Festival Sahur-sahur XVII, Ini Kriteria Untuk Jadi Pemenang

Baca: Festival Sahur-sahur XVII di Mempawah Siap Cetak Rekor Muri, Menpora Dijadwalkan Ikut Serta

"Mereka yang mendaftar dari seluruh Kalimantan Barat, untuk kriteria yang dinilai oleh dewan juri selain penampilan seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini akan ditambah dengan penilaian yel-yel, salawat, takbir, dan dzikir, di mana porsinya 50-50 dengan penampilan," ujarnya.

Jadi kata dia, tahun ini perlombaannya lebih bernuansa islami sementara untuk dewan juri dari Mempawah ada tiga orang, dua orang dari Pontianak, dan satu orang dari singkawang.

"Hari pertama ini akan langsung dimulai babak penyisihan, jadi penentuan finalis nanti setelah penjurian akan diambil masing-masing enam grup pemula dan dewasa," katanya.

Very berharap Festival Sahur-sahur ke-XVII ini bisa mencetak rekor di Museun Rekor Indonesia (Muri) seperti apa yang telah disampaikan sebelumnya.

Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora RI, Prof Dr Faisal Abdullah merasa bangga dengan adanya Festival Sahur-sahur di Mempawah ini.

"Saya merasa bangga karena acara ini berhasil memecahkan rekor Muri, dimana perlu saya tegaskan disini bahwa Muri itu tidak hanya mencatatkan rekor di Nasional saja tapi juga Internasional," pungkasnya. (Yak)

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved