Kios Pakaian dan Kue Lebaran Berusia 40 Tahun di Kapuas Indah Hangus Terbakar

"Tidak ada yang bisa diselamatkan, semuanya hangus terbakar," ujar Haji Abrur, pemilik kios yang terbakar di pasar Kapuas Indah tepi sungai

Kios Pakaian dan Kue Lebaran Berusia 40 Tahun di Kapuas Indah Hangus Terbakar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Ya'M NURUL ANSHORY
ILUSTRASI 

Kios Pakaian dan Kue Lebaran Berusia 40 Tahun di Kapuas Indah Hangus Terbakar, Pemilik Harap Bantuan Pemerintah

PONTIANAK - Kebakaran di pasar Kapuas Indah menyebabkan satu buah kios beserta isinya hangus termakan api.

Saat di temui Tribunpontianak.co.id di samping kiosnya, Abrur belum dapat memastikan penyebab kebakaran, namun kemungkinan terjadi karena korsleting listrik.

Hal ini dikarenakan kios kosong pada malam hari.

"Ya kalau malam kan kosong, mungkin lampu tu kena air terus terbakar," ujarnya.

Baca: Kalbar 24 Jam - Akoi Ditemukan Tewas, Kasus Audrey, hingga Sutarmidji Respon Kebakaran di Kijing

Baca: Rumah Oban Hangus Terbakar, Polisi Beberakan Dugaan Penyebab Kebakaran

Diketahui dalam kios tersebut terdapat beberapa jenis kue lebaran dan pakaian anak-anak yang akan dijual.

"Tidak ada yang bisa diselamatkan, semuanya hangus terbakar," ujar Haji Abrur, pemilik kios yang terbakar di pasar Kapuas Indah tepi sungai, Jl Kapten Marsan, Pontianak Kota.

Diketahui ruko tersebut dibangun menggunakan kayu dan semen yang berdampingan yang bagian kayu dapat dengan cepat dimakan api.

Sedangkan bangunan disampingnya tampak masih berdiri. Kebakaran terjadi pada pukul 03:00 dini hari, Jumat (17/05/2019).

Proses pemadaman memerlukan waktu sekitar satu jam.

Baca: Korban Kebakaran di Singkawang Tewas Terpanggang, Bunyi Misterius di Atap Rumah dan Gongongan Anjing

Baca: Terdengar Ledakan Saat Kebakaran di Singkawang yang Tewaskan Seorang Warga Pasiran

Beruntung tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian diperkirakan 20 juta ke atas.

Atas kejadian ini, pemilik kios berharap ada bantuan dari pihak pemerintah.

Mengingat bahwa ini adalah tempat usaha satu-satunya yang sudah berdiri selama 40 tahun. 

"Ya semoga ada bantuan lah dari pemerintah, kan ini usaha kalau habis gini ya susah juga," ungkapnya. (Marpina Wulan)

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved