Masyarakat Taruh Harapan Besar Pada Caleg Terpilih di Parlemen Sintang

Wakil rakyat juga diharapkan dapat tulus bekerja tanpa pamrih. Apalagi di tengah-tengah kondisi ekonomi yang sulit,

Masyarakat Taruh Harapan Besar Pada Caleg Terpilih di Parlemen Sintang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Satu di antara masyarakat di Kabupaten Sintang, H Junaidi 

Masyarakat Taruh Harapan Besar Pada Caleg Terpilih di Parlemen Sintang

SINTANG - Pesta Demokrasi Pemilu Serentak Tahun 2019 telah usai, para calon legislatif yang akan melenggang ke parlemen dengan suara terbanyak pun sudah diketahui, di tangan para calon wakil rakyat ini tentu tersimpan amanat rakyat.

Untuk di Kabupaten Sintang sendiri, 40 caleg dengan suara terbanyak pun sudah diketahui. Cukup banyak wajah-wajah baru dari enam daerah pemilihan di Sintang yang akan duduk di kursi kehormatan. 

Baca: Bagikan Sejumlah Kamus Bahasa Inggris, Kapolsek Ajak Pelajar Ambalau Genggam Dunia

Baca: Wabup Ajak Masyarakat Sintang Hindari Sebar Isu Tak Jelas di Media Sosial

Oleh karena itu, satu di antara masyarakat di Kabupaten Sintang, H Junaidi berharap yang akan dilantik nantinya sebagai sebagai wakil rakyat, bukan sebagai wakil golongan dan sebagainya. 

"Sehingga kita berharap wakil rakyat yang kita pilih ini nantinya bisa menghasilkan pikiran dan kerjanya kepada rakyat. Kita harapkan mereka mempunyai loyalitas untuk taat kepada aturan dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat," kata H Junaidi, Jumat (17/5/2019) pagi. 

Dirinya berharap para wakil rakyat ini nantinya bisa memadukan produk aturan yang sejalan dengan kepentingan masyarakat Sintang dan bermanfaat bagi Pemerintah Kabupaten Sintang dalam melakukan tata kelola pemerintahan. 

"Aturan yang dibuat saya harap bisa benar-benar dijadikan panutan oleh masyarakat kita, jangan peraturan dibuat tetapi tidak bisa dilaksanakan," pesan Junaidi. 

Baca: Prostitusi Online di Sintang Terungkap, Tarif Rp 1 Juta Sekali Kencan, Ini Cara Memesannya

Baca: Peredaran Narkoba di Sintang Sasar Kalangan Atas, Kapolres: Lebih Baik Beli Kolak!

Wakil rakyat juga diharapkan dapat tulus bekerja tanpa pamrih. Apalagi di tengah-tengah kondisi ekonomi yang sulit, dimana harga karet jatuh, sawit jatuh, dan cuaca yang tidak menentu. 

"Jadi mereka harus benar-benar kerja untuk rakyat, mereka harus menyadari bahwa mereka sebagai wakil rakyat bukan sebagai bos rakyat itu harus mereka sadari maka mereka harus bekerja untuk rakyat dengan adanya pokok-pokok pikiran. Mereka harus benar-benar bisa mengaplikasi perjuangan mereka," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved