Atap Rumah Warga di Pontianak Terbang Akibat Cuaca Ekstrem

Hujan Deras disertai angin kencang dan petir melanda kota Pontianak dini hari tadi, satu rumah warga di wilayah Kecamatan Pontianak Utara ludes

Atap Rumah Warga di Pontianak Terbang Akibat Cuaca Ekstrem
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Atap rumah warga yang berpindah di jalan Flora, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, Kamis (16/5/2019) 

Atap Rumah Warga di Pontianak Terbang Akibat Cuaca Ekstrem

PONTIANAK - Hujan Deras disertai angin kencang dan petir melanda kota Pontianak dini hari tadi, satu rumah warga di wilayah Kecamatan Pontianak Utara ludes terbakar akibat tersambar, namun ternyata bukan itu saja rumah warga yang terdampak cuaca buruk, tak jauh dari lokasi ludesnya rumah warga tersebut, terdapat satu buah rumah warga baru saja hendak dibangun yang atap rumahnya beserta rangka atap rumah warga tersebut terbang, Kamis (16/5/2019).

Atap dari Rumah warga yang terletak di jalan Flora tersebut - benar terangkat seluruhnya dari bagian depan hingga ke belakang berikut dengan rangka atapnya.

Rangka atap rumah warga ini sendiri terlihat terbuat dari baja ringan, dengan menggunakan atap seng.

Atap yang berukuran sekira 4 x 10 meter tersebut terbang berpindah tempat dari di atap rumah ke sebuah tanah kosong sebelah kiri rumah tersebut.

Baca: Pengawasan Bersama BBPOM di Pontianak, Kader Desa Pangan Aman Tebas Kuala Tunjukkan Komitmennya

Baca: Ketentuan Mandi Wajib di Bulan Ramadan

Baca: Jadi Solusi Atasi Kesulitan Rakyat, Babinsa Sepauk Perbaiki Jembatan dengan Gotong Royong

Mat Salim pemilik rumah yang atapnya terbang mengungkapkan bahwa kejadian ini terjadi sekira pukul 01.00 WIB dini hari tadi.

Saya kejadian dirinya tak mendengar apapun, kendati ia tinggal tepat disebelah atap rumah itu jatuh.

"Ndak ada kedengaran apa - apa, karena kan hujan deras,"katanya

Sebelumnya, Mata Salim sudah di beritahukan oleh sang adik, bahwa atap rumahnya terbang, namun hal tersebut tak dihiraukannya.

Karena menurutnya paling hanya 1 atau 2 keping seng yang terlepas.

Ternyata saat dirinya melihat keadaan, seluruh atap rumahnya serta rangka atapnya terpisah dari bangunan rumahnya.

"Jam 1 malam kejadiannya, inikan memang mau dibangun, tapi udah 2 bulan saya diamkan, sekali tadi malam adik ipar saya bilang, bang atapnya pindah dekat kamar, sekali tengok udah rata dah, ini terbang pindah sekitar 6 meteran,""ungkapnya tak menyangka.

Akibat berpindahnya seluruh atap rumahnya ini, terpaksa Mad harus memulai bangunan atapnya dari awal.

Namun, dirinya bersyukur tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam hal ini, hanya saja dirinya mengungkapkan mengalami kerugian hingga jutaan rupiah akibat pindahnya atap rumah miliknya.

Penulis: Ferryanto
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved