Pilpres 2019

Yunarto Wijaya Ingatkan BPN Prabowo-Sandi 3 Hal Ini, Jangan Sampai Terulang Apa yang Terjadi di 2014

Pada akhirnya dalam tinta sejarah, yang namanya kemudian menjadi tidak baik adalah Prabowo sendiri.

Yunarto Wijaya Ingatkan BPN Prabowo-Sandi 3 Hal Ini, Jangan Sampai Terulang Apa yang Terjadi di 2014
Youtube Kompas TV
Yunarto Wijaya Ingatkan BPN Prabowo-Sandi 3 Hal Ini, Jangan Sampai Terulang Seperti Pilpres 2014 

Ada tiga hal yang disampaikan Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, sebagai saran untuk tim BPN Prabowo - Sandiaga Uno.

Saran itu disampaikan Yunarto Wijaya, agar tidak terjadi hal serupa seperti usai Pilpres 2014 lalu.

Saran pertama Yunarto kepada BPN adalah fokus pada subjek masalah yang akan diselesaikan. 

Hal kedua yang disarankan adalah agar jangan mau dibohongi tim internal terkait dengan rekap (hasil penghitungan suara) Pilpres 2019 yang kejanggalannya sudah terlalu banyak.

"Saran saya ke teman-teman BPN fokus saja. Subjeknya jangan berubah-ubah. Jangan mau dibohongi tim internal terkait dengan rekap yang kita lihat kejanggalannya sudah terlalu banyak," katanya pada akhir sesi Kompas Petang di Kompas TV dalam tema 'Adu Data Hasil Pemilu 2019', Rabu (15/5/2019).

Yunarto melanjutkan, yang ketiga balik lagi, tempatkan sebagaimana mestinya.

Baca: Yunarto Wijaya Berharap Ada Data Bombastis Buktikan Klaim Kemenangan 54 Persen Prabowo di Pilpres

"Anda ingin berbicara kecurangan, anda silakan siapkan bahan-bahan dari sekarangan untuk di MK," kata Yunarto.

"Anda ingin berbicara mengenai menggugat rekap, bawa itu ke KPU. Data C1 yang anda katakan itu sudah diverifikasi, bawa itu ke KPU," lanjutnya. 

Sehingga kemudian tidak terlihat bahwa sedang ada upaya untuk mencari perhatian dan ujung-ujungnya Prabowo akan ditinggalkan sendiri lagi. 

"Seperti apa yang terjadi di 2014. Orang-orang yang teriak-teriak pada akhirnya juga tidak bisa berbuat banyak di MK. Sangat mudah dipatahkan di MK," kata Yunarto. 

Halaman
1234
Penulis: Nasaruddin
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved