Terkait Maraknya Kasus di Pontianak, Ini Penegasan dari Tim Verifikator Kota Layak Anak

Namun untuk standar-standar yang telah tetapkan pihaknya memang perlu komitmen kembali untuk meningkatkannya.

Terkait Maraknya Kasus di Pontianak, Ini Penegasan dari Tim Verifikator Kota Layak Anak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Tim Verifikator Evaluasi Kabupaten Kota Layak Anak, NanangĀ  Abdul Hanan 

Terkait Maraknya Kasus di Pontianak, Ini Penegasan dari Tim Verifikator Kota Layak Anak

PONTIANAK - Tim Verifikator Evaluasi Kabupaten Kota Layak Anak, Nanang  Abdul Hanan yang hadir di Pontianak setelah berkunjung diberbagai fasilitas Kota Pontianak menyebutkan ia melihat sejauh ini Pontianak sudah cukup baik dalam penyediaan fasilitas untuk menuju Kota Layak Anak yang saat ini sudah berada di kategori Madya.

"Kita melihat Kota Pontianak persiapannya cukup bagus untuk menuju tingkat yang lebih tinggi. Banyak hal baik yang telah dilakukan mereka sehingga kita nilai cukup baik," ucap Nanang  Abdul Hanan saat diwawancarai setelah rakor verifikasi KLA Kota Pontianak 2019 di Ruang Tapat Wali Kota Pontianak, Kamis (16/5/2019).

Namun untuk standar-standar yang telah  tetapkan pihaknya memang perlu komitmen kembali untuk meningkatkannya.

Kemudian ia menyamoaikan berkaitan dengan adanya rotasi pengisian jabatan baru, maka suksesi yang lama harus terus diteruskan dan ditingkatkan.

Baca: VIDEO: Kejaksaan Negeri Landak Bagikan 1000 Paket Sembako Gratis di Bulan Ramadan 1440 H

Baca: Link Live Streaming Borneo FC Vs Bhayangkara FC Shopee Liga 1 2019 Pukul 20.30 WIB

Bisa saja Pontianak naik dari kategori Madya ke Nindya, namun ia menegaskan harus ada komitmen dan integrasi antar OPD dalam menyelesaikan persoalan yang ada.

"Beberapa isu  dan kejadian harus ada kesepakatan untuk merespon  dengan sistem makanya kalau katagori naik dari Madya  ke Nindya, indikatornya adalah sistem berjalan atau tidak," tambahnya.

Ia mencontohkan misalnya dukungan antar dinas sosial, dinas pendidikan  dan dinas lainnya saling terhubung dan tersistem saat menyelesaikan persoalan yang ada.

Sehingga kasus apapun yang terjadi sistem sudah berjalan  dengan baik. Baik yang pelaku maupun korban harus sama-sama mendapat perlakuan yang sama guna pemulihan.

Adanya kasus anak yang marak di Kota Pontianak ia melihat bukan hanya menyelesaikan dihilirnya saja  kasus perkasus.

Tapi bagaimana Pemkot Pontianak menyelesaikan dari hulunya. Komitman KLA ini sudah bisa dirasakan dari kelurahan, kecamatan dan tingkat kota.

"Terkait kekerasan itu, kalau sistem udah berjalan akan mampu membangun proses pencegahan, kewaspadaan dan menyelesaian persoalan baik pelaku maupun korban untuk dipulihkan," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved