Jembatan Lintas Kabupaten Nyaris Ambruk, Masyarakat Desa Pasir Wan Salim Was-was

Ini mau lebaran, arus mudik meingkat, kita masyarakat disini khawatir jembatan ini ambruk

Jembatan Lintas Kabupaten Nyaris Ambruk, Masyarakat Desa Pasir Wan Salim Was-was
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Ya'M NURUL ANSHORY
Kondisi pondasi jembatan Desa Pasir Wan Salim, Mempawah Timur yang sudah lapuk dan patah, Kamis (16/5). 

Jembatan Lintas Kabupaten Nyaris Ambruk, Masyarakat Desa Pasir Wan Salim Was-was 

MEMPAWAH -Masyarakat sekitar Desa Pasir Wan Salim, Kecamatan Mempawah Timur merasa was-was dengan pondasi jembatan di jalan raya Mempawah-Sui Pinyuh yang sudah lapuk dan patah.

Jembatan yang tidak jauh dari Jembatan Kuala Mempawah tersebut berada di jalan antar Kabupaten Kota yang setiap hari dilalui kendaraan-kendaraan berat.

Satu diantara warga setempat, Masgitok (48) mengatakan jembatan tersebut selama ini hanya di sulam bagian atasnya saja, ia khawatir jembatan itu ambruk seketika karena bagian pondasinya yang sudah lapuk dan ada yang bergeser.

Baca: Curi Motor Kenalannya, Seorang Wanita Ditangkap Polisi

Baca: FOTO: Rapat Evaluasi Kota Layak Anak di Pontianak

"Kalau kita lihat dari atas memang mulus jembatan ini, sekarang coba turun ke bawah itu pondasinya sudah lapuk, ada yang patah dan bergeser, kita khawatir ini tiba-tiba ambruk, karena setiap kali kendaraan lewat dibawah itu semakin parah," ujarnya pada Tribun, Kamis (16/5).

Pria yang akrab disapa Gitok itupun meminta pemerintah segera bertindak cepat untuk menangani masalah itu suapaya tidak menimbulkan korban jiwa.

"Ini mau lebaran, arus mudik meingkat, kita masyarakat disini khawatir jembatan ini ambruk, sampingnya sudah ada yang retak, saya harap pemerintah segera bertindak," ujarnya.

Selain itu masyarakat setempat, Mustaridin (46) juga mengeluhkan hal yang sama, ia mengatakan jembatan tersebut perlu perbaikan karena bagian bawahnya sudah hampir roboh.

"Pondasi kayu belian di bawahnya sudah banyak yang lapuk, dan ada yang putus, kalau hanya di tampal sulam itu percuma saja, karena jembatan ini sudah miring, kalau mobil tronton lewat bunyi pondasinya berisik," ungkapnya.

Kalau bisa kata dia, secepatnya jembatan ini dibetulkan, minimal ada tanda agar kendaraan berhati-hati melewati jembatan tersebut.

Baca: VIDEO: Rapat Evaluasi Kota Layak Anak di Pontianak

Terpisah, saat di konfirmasi kepada Kabid Binamarga Dinas PUPR Kabupaten Mempawah, Abdurrahman mengatakan bahwa ia sudah menerima keluhan dari masyarakat terkait rusaknya pondasi jembatan tersebut.

"Sebelumnya saya sudah terima keluhan dari masyarakat setempat, saya sudah teruskan informasinya kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XX Pontianak, karena jembatab tersebut berada di jalan nasional," ujarnya, Kamis (16/5).

Terkait upaya pemasangan plang atau tanda agar masyarakat yang mengendarai kendaraan berhati-hati saat melintasi jembatan yang sudah tua itu, ia mengatakan pihak BPJN yang akan melakukannya.

"Mungkin nanti dari BPJN yang menangni, sesuai dengan kewenangan mereka, kebetulan tim BPJN XX Pontianak tadi pagi ke Mempawah ada pertemuan dengan Bupati," tutupnya.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved