Edi Kamtono Berharapa Kategori Kota Layak Anak Naik Peringkat ke Nindya

Tim Verifikasi Kabupaten Kota Layak Anak (KLA) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendatangi Kota Pontianak

Edi Kamtono Berharapa Kategori Kota Layak Anak Naik Peringkat ke Nindya
Istimewa
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono kala memberikan ceramah di Masjid Al Muhajirin Komplek Bali Agung II Kelurahan Parit Tokaya Kecamatan Pontianak Selatan, Senin (13/5) malam. 

Edi Kamtono Berharapa Kategori Kota Layak Anak Naik Peringkat ke Nindya

PONTIANAK - Tim Verifikasi Kabupaten Kota Layak Anak (KLA) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendatangi Kota Pontianak untuk melakukan verifikasi KLA Kota Pontianak yang saat ini sudah mendapat kategori Madya.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono yang memimpin langsung pertemuan yang dihadiri lurah, camat dan jajaran organisasi perangkat daetah (OPD) se Kota Pontianak menyebutkan bahwa pihaknya sangat konsen untuk menjadikan Pontianak sebagai Kota Layak Anak.

Ia menjelaskan Pontianak sudah tiga tahun mendapat predikat Kota Layak Anak (KLA) tingkat patama, lalu tiga tahun tingkat Madya.

Ia berharap kategori itu terus meningkat dan adanya verifikasi ini diharapkan bisa menaikan kategori Madya ke Nindya.

"Tim verifikasi tingkat nasional datang untuk melihat dan menilai Kota Pontianak layak dinaikkan kota layak anak ke kategori Nindya atau tidak setelah beberapa tahun meraih predikat Madya," ucap Edi Rusdi Kamtono.

Baca: Bacaan Doa Iftitah Solat Wajib dan Salat Sunnah, Apa Hukum Membaca Doa Iftitah Saat Sholat?

Baca: Bak Superhero, Sarimah Selamatkan Anak Saat Petir Sambar Rumahnya

Baca: Link Live Streaming Borneo FC Vs Bhayangkara FC Shopee Liga 1 2019 Pukul 20.30 WIB

Ia menjelaskan ada beberapa tingkatan untuk menuju Kota Layak Anak, Ada 5 tingkatan penghargaan yaitu Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan yang paling tinggi adalah Kota Layak Anak.

Pemerintah Kota Pontianak sejauh ini telah berusaha semaksimal mungkin terus menerus untuk meningkatkan infrastruktur yang layak anak, termasuk sekolah dan taman bermain yang layak anak.

"Anak sampai usia 18 tahun minus satu hari masih terkategori anak. Termasuk juga lingkungan menjadi faktor pendukung," tambahnya.

Fasilitas penunjang Kota Layak Anak telah dilakukan peningkatan, akan tetapi belum maksimal misalnya di sekolah yakni kantin sehat, kemudian trotoar yang ramah anak dan humanis.

Serta untuk penyeberang jalan yang ramah anak, dan shelter untuk antar jemput anak.

"Kita belum semua sekolah ramah anak, kemudian rumah ibadah juga harus ramah anak saat ini," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved