Pilpres 2019

Defisit Neraca Perdagangan Indonesia! Sandiaga Uno Anggap Kabar Tak Baik, Sarankan Ini ke Pemerintah

Adapun neraca perdagangan Indonesia secara kumulatif Januari-April 2019 mengalami defisit sebesar 2,56 miliar dolar AS.

Defisit Neraca Perdagangan Indonesia! Sandiaga Uno Anggap Kabar Tak Baik, Sarankan Ini ke Pemerintah
Tribun Jabar
Ilustrasi Neraca Perdagangan Ekspor & Impor 

Defisit Neraca Perdagangan Indonesia! Sandiaga Uno Anggap Kabar Tak Baik, Sarankan Ini ke Pemerintah

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa neraca perdagangan kembali mengalami defisit yang kian besar.

Per April 2019, defisit yang dialami sebesar 2,50 miliar dollar AS.

Adapun neraca perdagangan Indonesia secara kumulatif Januari-April 2019 mengalami defisit sebesar 2,56 miliar dolar AS.

Kondisi defisitnya neraca perdagangan itu turut memantik respon dari Sandiaga Salahuddin Uno.

Baca: Hasil Pilpres di Kalimantan Versi Situng KPU Kamis 16 Mei, Prabowo-Sandiaga Hanya Menang di Kalsel

Baca: Perbaikan Salah Entri Data, Ini Penjelasan KPU RI Soal Situng! Sandiaga Uno Minta Audit, Respon TKN?

Baca: Pesan Sandiaga Uno ke Anak Muda! Kutip Prabowo Kalau Diam, Nanti yang Berkuasa Orang-orang Jahat

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 itu menegaskan bahwa informasi itu merupakan berita tidak baik. 

Neraca perdagangan bulan April yang alami defisit, kata Sandiaga Uno, adalah terburuk sepanjang sejarah. 

Hal itu disampaikan melalui cuitan akun Twitter-nya yang terverifikasi @sandiuno

"Pagi ini, saya mendengar berita tidak baik, dimana neraca perdagangan kita bulan April ini mengalami defisit terburuk sepanjang sejarah. Isu ini pernah saya dan Pak @prabowo angkat dalam debat Capres-Cawapres bulan maret lalu, dan akhirnya ini betul-betul terjadi," tulis dia Kamis (16/05/2019). 

Dalam cuitan lainnya, Sandiaga Uno menegaskan bahwa hal itu sangat krusial untuk nasib bangsa ke depan. 

Menurut dia, jika tidak dibenahi segera mungkin maka timbul dampak buruk.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved