Bupati Sambas Ajukan Pengelolaan Bandara Perintis Paloh

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili baru saja mengajukan pengelolaan pengoperasian Bandara perintis di Kecamatan Paloh

Bupati Sambas Ajukan Pengelolaan Bandara Perintis Paloh
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Rapat pembahasan penggunaan Bandara perintis di Kecamatan Paloh, di Jakarta 

Bupati Sambas Ajukan Pengelolaan Bandara Perintis Paloh

SAMBAS - Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili baru saja mengajukan pengelolaan pengoperasian Bandara perintis di Kecamatan Paloh.

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sambas serius agar pengelolaan Bandara Liku Paloh kedepannya bisa mengakomodir penerbangan perintis khususnya di wilayah Kabupaten Sambas menuju beberapa daerah di Kalimantan Barat.

Guna mewujudkannya, Bupati Sambas bersama tim teknis dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah mengunjungi Markas Besar TNI AU di Cilangkap Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sambas yang di dampingi oleh Asisten II Setda Sambas, Kadis Perhubungan Kabupaten Sambas melakukan pertemuan dan Rapat Koordinasi dalam rangka rencana pengelolaan Bandara Liku Paloh, Kabupaten Sambas di Ruang Rapat Disfaskon AU, Gedung Soewoto Soekendar, Mabes TNI AU Cilangkap Jakarta Timur.

Baca: Hari ini Satelit BMKG Pantau Sembila Titik Panas di Kalbar

Baca: Antisipasi Tindak Kriminalitas, Sat Sabhara Polres Mempawah Patroli Blue Light Nihgt

Baca: KPU: Penentuan Unsur Pimpinan DPR Bukan Kewenangan KPU

Pasca pertemuan itu, Atbah membeberkan hasil pertemuannya itu. Menurutnya dari pertemuan itu membuahkan hasil yang positif.

“Pemkab Sambas mengajukan permohonan pemanfaatan Bandara Liku Paloh sebagai Bandara Perintis kepada Kemenhub guna menunjang pembangunan dan kemajuan Kabupaten Sambas. Hasil pertemuan disini, diperlukan persyaratan yaitu Kesepakatan Bersama dengan TNI AU tentang Penggunaan bersama BMN TNI AU untuk Bandara Perintis Liku Paloh,” ujarnya, Kamis (16/5/2019).

Hasil pertemuan itu lanjut Atbah mendapat respon positif dari pemerintah pusat.

“TNI AU dan Kemenhub RI pada prinsipnya mendukung rencana pembangunan dan operasional Bandara Liku Paloh oleh Pemkab Sambas dan Pemprov Kalbar,” ungkapnya.

Ia katakan, selanjutnya tindak lanjut dari pertemuan di cilangkap ini, akan disusun kesepakatan bersama antara TNI AU, Pemprov Kalbar, Pemkab Sambas dan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub RI.

Kesepakatan itu lanjut dia terkait tentang Penggunaan BMN TNI AU Lanud Supadio di Liku Paloh Sebagai Bandara Liku Paloh untuk kegiatan penerbangan perintis di Kabupaten Sambas, yang mencakup areal lahan seluas kurang lebih 5,9 hektar.

“Pemkab Sambas akan menghibahkan tanah yakni pada tahap II seluas kurang lebih 8,3 hektar yang saat ini diatasnya telah berdiri bangunan kantor BASEOPS, Apron sebagian Taxiway dan Barak Paskhas AU,” papar Bupati.

Untuk itu, Atbah berharap keberadaan bandara yang dimaksud tidak hanya berperan sebagai prasarana pertahanan dan keamanan negara. Akan tetapi juga bisa berperan sebagai prasarana penunjang transportasi udara atau penerbangan perintis.

“Sehingga dapat memperdek waktu dari dan ke wilayah Kalimantan Barat khususnya ke Kabupaten Sambas dan sekitarnya,” Harap Atbah.

Untuk diketahui, di Rapat yang dilaksanakan beberapa hari yang lalu, dipimpin Kadisfaskon AU, Marsekal Pertama TNI Ir Muchtar Mawardi itu, juga diikuti oleh Tim Aset TNI AU Koops AU I, Lanud Supadio, Ditjen Perhubungan Udara, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemkab Sambas, mendapat dukungan TNI AU dan Kemenhub RI. 

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved