CV Kayong Lestari Sampaikan Permintaan Maaf ke Dinas Pariwisata, Ini Pokok Persoalannya

Yulianus melanjutkan, bahwa pekerjaan proyek tersebut masih dalam tahap seleksi administrasi untuk penunjukan langsung di LPSE.

CV Kayong Lestari Sampaikan Permintaan Maaf ke Dinas Pariwisata, Ini Pokok Persoalannya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Ketapang, Yulianus.   

CV Kayong Lestari Sampaikan Permintaan Maaf ke Dinas Pariwisata, Ini Pokok Persoalannya

KETAPANG - Terkait persoalan CV Kayong Lestari yang melakukan pelaksanaan pekerjaan proyek di Dinas Pariwisata tanpa adanya koordinasi dan surat perintah kerja (SPK), pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan saat ini telah melakukan berbagai langkah menyikapi hal tersebut.

Selain telah memerintahkan pihak perusahaan membongkar pekerjaan, pihaknya juga mengirim surat ke Inspektorat terkait adanya persoalan tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Yulianus mengaku pihaknya telah melakukan langkah dalam penyelesaian persoalan itu, menurutnya apa yang dilakukan oleh pihak perusahaan diluar sepengetahuan pihaknya.

Baca: VIDEO: MoU dengan Pemkab Landak, Ini Penjelasan Kajari

Baca: Akan Buat Ekskul di Sekolah, Asep: Berguna untuk Membentuk Bakat dan Minat Pelajar

"Karena mereka melakukan pekerjaan tanpa memberitahu kami. Makanya ketika kami dapat informasi langsung kami suruh bongkar dan stop pekerjaannya," ungkapnya, Rabu (15/05/2019).

Yulianus melanjutkan, bahwa pekerjaan proyek tersebut masih dalam tahap seleksi administrasi untuk penunjukan langsung di LPSE.

Sehingga pihaknya belum memerintahkan perusahaan mana pun untuk melakukan pekerjaan lantaran masih dalam proses seleksi di LPSE.

"Kami juga telah memberi surat teguran kepada PPTK pekerjaan agar teliti dan tidak lalai dalam bekerja dan berpegang pada aturan yang ada," tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya sendiri juga telah mengirim surat pemberitahuan ke Inspektorat Ketapang mengenai adanya persoalan di proyek tersebut dan menjelaskan kronologis yang terjadi dan langkah-langkah yang telah pihaknya lakukan.

"Selain itu, dari pihak CV Kayong Lestari sendiri telah mengirim surat permintaan maaf secara tertulis yang didalamnya mengaku kalau penancapan tongkat pembangunan kios cendramata merupaka inisiatif sendiri dan mereka telah melakukan pembongkaran penancapan tiang yang sudah mereka lakukan," jelasnya.

Untuk itu, ia berharap atas kejadian ini, dapat menjadi pelajaran bagi pihak pelaksana lain khususnya di dinas Pariwisata dan Kebudayaan agar dapat mengikuti aturan yang berlaku sehingga hal serupa tidak lagi terjadi.

"Untuk status pekerjaan saat ini kita tunda dan proses pemerbekasan nanti akan dimulai dari awal dan itupun berlaku untuk perusahaan yang memang sudah memenuhi persyaratan," tandasnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved