Neo Hotel Rasakan Dampak Tingginya Harga Tiket Pesawat

Tingginya harga tiket pesawat dan kebijakan bagasi berbayar berdampak pada turunnya tingkat okupansi hotel

Neo Hotel Rasakan Dampak Tingginya Harga Tiket Pesawat
TRIBUNPONTIANAK/Mia Monica
Sales Manager Neo Hotel, Eksan saat di temui di Neo Hotel Pontianak, Untuk membahas dampak dari tingginya harga tiket pesawat, Senin (13/5/2019). 

Neo Hotel Rasakan Dampak Tingginya Harga Tiket Pesawat 

PONTIANAK - Tingginya harga tiket pesawat dan kebijakan bagasi berbayar berdampak pada turunnya tingkat okupansi hotel di Kota Pontianak pada awal 2019 ini.

Salah satu Hotel di Pontianak yang terkena dampaknya adalah Neo Hotel.

Sales Manager Neo Hotel, Eksan mengatakan jika dibandingkan dengan tahun lalu tingkat huninan menurun hingga 15 persen.

“Dampak dari naiknya harga tiket pesawat pasti menurunnya okupansi hotel ya, dan jika dibanding dengan tahun lalu untuk tingkat hunian menurun 5 sampai 15 persen setiap bulannya,” ujarnya.

Ia pun mengungkapkan bahwa tamu domestik seperti tamu bisnis yang datang menginap di hotelnya turun hingga 10 persen dan untuk tamu lessor atau yang betujuan untuk kepentingan personal menurun hingga 50 persen.

Baca: Live Streaming Persija Jakarta Vs Shan United, Laga Pamungkas Juara Liga 1 Indonesia di Piala AFC

Baca: FOTO: Aksi Coret Seragam Putih Abu-abu Rayakan Kelulusan di Pontianak

Baca: Data Masuk 99,97%! Hasil Situng KPU Pilpres 2019 di Gorontalo Senin 13 Mei, Jokowi Kalahkan Prabowo

“Tamu bisnis kita menurun hingga 10 persen. Mungkin dikarenakan biaya perjalanan dinas dari beberapa instansi otomatis naik, dari yang biasanya berangkatnya semula 5 orang jadi hanya 3 orang, dan untuk tamu personal seperti yang mau liburan atau semacamnya turun hingga 50 persen,” jelasnya.

Dan untuk tamu dari luar domestik Eksan mengakatan justru mengalami kenaikan hingga 5 persen.

“Berbeda untuk tamu dari luar domestik, seperti dari Singapure, Malaysia, China malah naik sedikit sekitar 2 sampai 5, karena bulan kemarin banyak kunjungan, ada event tertentu kayak capgomeh gitu, terus juga banyak yang lewat jalur darat,” katanya.

Dengan menurunnya tingkat keterisian hunian, solusi yang dilakukan Hotel Neo yakni dengan melakukan edukasi ke daerah-daerah yang ada di Kalbar, yang menjadi target untuk jadi pengunjung hotel serta terbantu dengan adanya buka bersama di Hotel Neo.

 “Kami berharap untuk kedepan akan ada kebijakan harga tiket pesawat, khusunya domestik. Kalau seperti ini terus akan menghambat perputaran ekonomi yang ada di Pontianak,” pungkasnya. (Mia Monica)

Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved