Berbagi Sedekah, Komunitas Paskas Siap Membantu di Jalan Allah

Komunitas Paskas sudah terbentuk dari tahun 2012, dengan nama awal yaitu gerakan Infaq beras.

Berbagi Sedekah, Komunitas Paskas Siap Membantu di Jalan Allah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota Paskas kota Pontianak 

Berbagi Sedekah, Komunitas Paskas Siap Membantu di Jalan Allah

PONTIANAK - Satu diantara amalan yang diterima disisi Allah tanpa terputus adalah orang-orang yang bersedekah di Jalan Allah.

Di antaranya itu, ada sebuah komunitas yang bergerak karena iman dan niat untuk saling berbagi kepada umat muslim yang ada di Kota Pontianak

Ialah sebuah komunitas yang bergerak untuk saling merangkul dan berbagi,  yaitu komunitas Paskas.

Komunitas Paskas sudah terbentuk dari tahun 2012, dengan nama awal yaitu gerakan Infaq beras. Dikarenakan perkembangannya yang semakin membaik, komunitas ini mengubah namanya menjadi Paskas atau disebut Pasukan Amal Sholeh.

Baca: PASKAS Indonesia Abadikan Fenomena Kulminasi 21 Maret 2019, Telur Mentah Berdiri Tegak Lurus

Baca: Cegah Hal Negatif di Malam Pergantian Tahun, Paskas Mempawah Gelar Khataman Quran 30 Juz

Sebutan ini merupakan sebutan bagi para pemburu amal soleh dan sebagai partner dalam beribadah atau beramal soleh.

Komunitas Paskas juga berperan sebagi relawan dalam beberapa kegiatan besar. Paskas yang juga menjadi partner BMI (Baitulmaal Munzalan Indonesia) merupakan perpanjangtanganan kepada jamaah atau donatur dalam setiap agenda dan program-program BMI, serta menjadi keluarga besar Munzalan Mubarakan.

Hingga saat ini, Ketua Paskas Pontianak yaitu Hasanudin menyebutkan bahwa total anggota yang tergabung kurang lebih sebanyak 500 orang yang mulai dari anak sekolah, kuliah dan juga pekerja.

Serta komunitas ini juga sudah tersebar di 43 Kota di Indonesia. Hasanudin menyebutkan, bahwa tujuan dibentuknya Paskas adalah untuk kembali mengingat Allah.

Baca: Paskas Mempawah Targetkan Bantu 20 Pondok, 2400 Santri, dan 6 Ton Beras di 2019

Baca: Ismail: Program Paskas dapat Tingkat kan daya Infaq dan Sedekah Masyarakat Mempawah.

"Kita punya tagline Paskas yang mana Paskas adalah santri, artinya belajar terus tanpa henti, istighfar terus setiap hari," sebutnya.

Paskas juga bekerja secara sukarelawan. Pergerakan Paskas tidak digaji, mereka bergerak di jalan Allah untuk bisa saling membantu dan berbagi amal kebajikan bagi setiap muslim.

"Intinya semua bekerja ikhlas karena Allah. Karena komunitas ini adalah untuk membesarkan nama Allah, bukan nama komunitas nya," sebut Hasan. 

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved