Penasaran Dengan Kegilaan Joker di Semesta DC, Ini dia Faktanya

Siapa yang tak mengenal Joker salah satu villain batman ini merupakan ikon villain di semesta DCEU (DC Extendted Universe).

Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Joker 

Penasaran Dengan Kegilaan Joker di Semesta DC, Ini dia Faktanya

PONTIANAK - Siapa yang tak mengenal Joker salah satu villain batman ini merupakan ikon villain di semesta DCEU (DC Extendted Universe).

Namun apakah kalian semua mengetahui tentang cikal bakal Joker di semesta DC?

Dikutip dari TIX.id, cikal bakal Joker berawal dari komik The Killing Joke yang diterbitkan 30 tahun lalu. Komik tersebut kemudian langsung disambut baik oleh para kritikus sebagai kisah Batmanterbesar yang pernah diceritakan pada waktu itu. Komik karya Alan Moore ini juga memenangkan penghargaan Eisnerpada tahun 1989, dan masuk dalam jajaran daftar buku terlaris versi New York Times selama satu dekade setelah perilisannya.

Dalam komik The Killing Joke, Joker awalnya memiliki kehidupan normal, namun pada suatu ketika ia mengalami satu masa terburuk dalam hidupnya dan merubah segalanya menjadi 180 derajat.

Hal buruk yang dialami Joker adalah saat ia gagal sebagai seorang komedian, tapi sebenarnya bukan kegagalan itu yang memotivasi Joker menjadi jahat, melainkan saat ia kehilangan istri dan anaknya yang masih dalam kandungan. Mereka meninggal dalam sebuah kecelakaan yang sangat tragis.

Baca: Kasus Dugaan Suap Panwascam Bawaslu Kalbar Pastikan Tak Hambat Proses Rekap di Kubu Raya

Baca: DAFTAR 16 Caleg Bakal Jadi Anggota DPRD Singkawang Periode 2019-2024

Puncaknya saat ia terpaksa untuk melakukan aksi kejahatan lalu kemudian tenggelam dalam sebuah bahan kimia yang membuat kulitnya berwarna putih dan rambutnya berwarna hijau.

Sang villain yang memiliki mata hijau ini telah membuktikan bahwa semua orang normal dapat masuk ke dalam kegilaan di waktu yang singkat.

Ia kemudian melakukan kejahatan tanpa motif yang jelas dan semata-mata hanya untuk membuktikan bahwa segala kejadian yang menimpanya itu juga terjadi kepada orang lain.

Selain menceritakan cikal bakal Joker, komik The Killing Joke juga menceritakan awal kisah Joker yang mengusik Batman dengan kegilaannya.

Cerita bermula saat Joker menculik komisaris Jim Gordon. Gordon disiksa secara tidak manusiawi oleh Joker. Saat hendak menculik Gordon, Joker juga sempat menembak Barbara yang tidak lain adalah putri dari Jim Gordon yang merupakan sosok dibalik karakter Bat Girl. Setelah ditembak dan dilumpuhkan, Joker lantas melakukan tindakan yang tidak pantas terhadap Barbara.

Setelah kejadian tersebut, Barbara kemudian akhirnya mendapatkan porsi cerita solo pada kisah Bat Girl yang ditulisSimone pada tahun 2011.

Dalam komik ini Barbara diceritakan masih trauma secara fisik dan psikis karena ulah yang dilakukan Joker terhadapnya. Namun traumatik yang dialami Barbara justru dapat membuatnya berubah positive, dimana Barbara digambarkan sebagai seorang wanita tangguh dan pejuang.

The Killing Joke secara teknis tetap luar biasa dalam karya tulis dan seni. Dimana komik ini juga merupakan gebrakan DC di tahun 1980-an, yang berhasil merubah isi dan gambaran komik yang didominasi dengan cerita yang ceria, lucu dan dikhususkan untuk anak-anak.

komik The Killing Joke berhasil membangun brand DC sebagai penerbit Dark Comics yang tidak cocok untuk anak-anak pada masa itu.

Terlepas dari itu semua, komik ini benar-benar memperkenalkan lebih dalam terkait sosok Joker yang kita kenal sekarang dengan menjadi supervillain paling ditakuti di DC Universe.

Sumber: Disney Cinematic Universe

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved