Indonesia-Argentina Tingkatkan Kerja Sama, Pemerintah Andalkan Sektor Pertanian dan Peternakan

Menko Perekonomian Darmin Nasution menerima kunjungan kerja Wakil Presiden Argentina Y.M. Gabriela Michetti beserta delegasi

Indonesia-Argentina Tingkatkan Kerja Sama, Pemerintah Andalkan Sektor Pertanian dan Peternakan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pertemuan Menko Perekonomian ‎RI dengan Duta Besar Argentina untuk Indonesia Y.M. Ricardo Bocalandro dan Menteri Pertanian, Peternakan dan Perikanan Argentina Guillermo Bernaudo 

Citizen Reporter
Kabag Humas
Kemenko Perekonomian‎ RI
‎Hermin Esti Setyowati

Indonesia-Argentina Tingkatkan Kerja Sama, Pemerintah Andalkan Sektor Pertanian dan Peternakan


JAKARTA - Menko Perekonomian Darmin Nasution menerima kunjungan kerja Wakil Presiden Argentina Y.M. Gabriela Michetti beserta delegasi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (8/5).

Kunjungan ini menjadi bagian dari lawatan Wapres Michetti ke Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara lainnya awal bulan ini.

Dalam pertemuan bilateral ini, kedua pihak membahas sejumlah hal terkait upaya peningkatan kerja sama ekonomi, antara lain kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan pertanian.

Argentina merupakan mitra penting bagi Indonesia, salah satunya sebagai pintu masuk produk Indonesia ke pasar Amerika Latin. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang ingin menjajaki peluang peningkatan akses barang ke negara-negara non-tradisional market. Menurut Menko Darmin, kinerja kerjasama ekonomi kedua negara saat ini tidak menggambarkan potensi yang sesungguhnya, dan masih besar kemungkinannya untuk ditingkatkan.

Baca: Bahasan Sebut Pemkot Sudah Banyak Papan Reklame Ilegal Ditertibkan

Baca: Fakultas MIPATEK IKIP PGRI Pontianak Sukses Gelar Pekan Ilmiah MIPATEK 2019

Adapun 3 (tiga) produk ekspor utama Indonesia ke Argentina tahun lalu, yaitu alas kaki dan produk alas kaki (US$71,47 juta), karet dan produk karet (US$46,79 juta), serta mesin dan peralatan listrik (US$46,3 juta. Sementara, tiga produk utama yang diimpor Indonesia dari Argentina yakni oilcake (bungkil) dari minyak kedelai (US$934,98 juta), sereal (US$220 juta), serta katun (US$51,2 juta).

Secara keseluruhan, Argentina adalah salah satu mitra dagang terbesar kedua dari Indonesia untuk kawasan Amerika Selatan. Total perdagangan kedua negara pada 2018 sebesar US$1,68 miliar atau meningkat 17,96% dibandingkan 2017. Sedangkan Foreign Direct Investment (FDI) Argentina di Indonesia sebesar US$0,14 juta (BKPM, 2018).

Namun, neraca perdagangan bilateral Indonesia dan Argentina masih defisit di pihak Indonesia, yaitu sebesar US$1,2 miliar, melebar 35,02% dibandingkan tahun 2017. Defisit tersebut disebabkan hambatan perdagangan tarif dan non-tarif, isu dumping, konektivitas dan kendala bahasa.

Untuk itu, perlu dirumuskan langkah-langkah konkret dalam menciptakan kerja sama perdagangan yang berimbang dan saling menguntungkan, melalui perluasan akses pasar di Argentina bagi produk-produk Indonesia, diversifikasi jenis produk ekspor dan pengurangan hambatan perdagangan.

Halaman
12
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved