TRIBUN WIKI  

Febri: Ramadan Bukan Penghalang, Seharusnya Menambah Semangat  

Febri Dwi lestari, Menteri Sosial Masyarakat BEM FKIP Untan 2018/2019 berperan dalam berorganisasi dan mengatur waktunya saat Ramadan.

Febri: Ramadan Bukan Penghalang, Seharusnya Menambah Semangat   
ISTIMEWA/ Febri Dwi lestari
Febri Dwi lestari 

Febri: Ramadan Bukan Penghalang, Seharusnya Menambah Semangat

PONTIANAK - Pada dasarnya, Organisasi Mahasiswa adalah sebuah wadah berkumpulnya mahasiswa demi mencapai tujuan bersama, namun harus tetap sesuai dengan koridor AD/ART yang disetujui oleh semua anggota dan pengurus organisasi tersebut.

Organisasi mahasiswa tidak boleh keluar dari rambu-rambu utama tugas dan fungsi perguruan tinggi yaitu Tri Dharma perguruan tinggi, tanpa kehilangan daya kritis dan tetap berjuang atas nama mahasiswa, bukan pribadi atau golongan. 

Unit Kegiatan Mahasiswa yang biasanya disingkat UKM yaitu organisasi mahasiswa yang dibentuk berdasarkan kesamaan minat, baik di bidang olahraga, seni atau lainnya serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang bentuk dan atau strukturnya berbeda di setiap perguruan tinggi. 

Baca: VIDEO: Kisah Ibu Rumah Tangga dan Anaknya di Pontianak Jualan Pelita Setiap Ramadan

Kedudukan UKM, karena beranggotakan berbagai disiplin ilmu, maka kedudukannya ada di Universitas/Rektorat. Demikian juga BEM.

Nah, bagaimana Febri Dwi lestari, Menteri Sosial Masyarakat BEM FKIP Untan 2018/2019 berperan dalam berorganisasi dan mengatur waktunya saat Ramadan? Yuk simak pendapatnya.

“Menurut saya sebenarnya bulan Ramadan bukan penghalang untuk beraktivitas seperti biasa, malah seharusnya menambah semangat kita misalnya di kegiatan organisasi saat Ramadan itu bukan jadi masalah, kegiatan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.

Baca: Sahabat Institut Kalbar Gelar Festival Jajanan Ramadan

Namun dia memilah kegiatan yang akan diiikuti. “Tentu dong saya juga ikut, tapi lihat urgensinya lagi, bagaimana yang lebih penting, kita juga malah akan mengadakan kegiatan khusus di bulan ini seperti bagi-bagi takjil dan makan sahur,” ujarnya.

“Keluarga juga gak ada masalah berhubung saya bukan asli orang Pontianak jadi paling lebih sering komunikasi via hp saja kalau ada kesempatan pulang ya pulang, mengenai kuliah saya sudah semester akhir jadi tinggal nyusun aja gak ada jam kuliah lagi,” sambungnya. (*)

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Dian Lestari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved