Berita Video

VIDEO: Nelayan Togok di Kuala Secapah Keluhkan Aktivitas Pukat Harimau

Para nelayan tradisional di Pelabuhan Kuala Secapah, selama puluhan tahun merasakan dampak negatif dari para pengguna pukat harimau

VIDEO: Nelayan Togok di Kuala Secapah Keluhkan Aktivitas Pukat Harimau

MEMPAWAH - Para nelayan tradisional di Pelabuhan Kuala Secapah, Kabupaten Mempawah selama puluhan tahun merasakan dampak negatif dari para pengguna pukat harimau yang tidak pernah bisa di berantas oleh pemerintah dan penegak hukum.

Ruslan (47) seorang nelayan togok yang sudah 25 tahun menangkap udang di Pelabuhan Kuala Secapah mengaku sejak pertama kali melaut ia sudah berseteru dengan para pengguna pukat harimau.

"Saya jadi nelayan sudah 25 tahun, dan selama itu selalu bertemu dan berseteru dengan nelayan lain yang menggunakan pukat harimau ditengah laut sana," ujarnya, Selasa (7/5/2019).

Baca: Ramdan Beberkan 21 Orang Penyelenggara Pemilu Meninggal dan 112 Sakit di Kalbar

Baca: Viral Video Klip Thanos Menari K-Pop Ala BLACKPINK hingga Momoland

Ruslan mengatakan, para nelayan yang menggunakan pukat harimau itu mempunyai kapal yang besar dan mesin dengan tenaga yang kuat sehingga mereka tak mempu melawannya.

"Kecuali aparat yang mengurusnya, dengan senjata baru bisa, pihak keamanan laut (Kamla) juga tidak ada, orangnya ada di Pelabuhan Kuala Seacapah tapi kapal untuk patroli nya tidak ada," ujarnya.

Simak selengkapnya dalam petikan video di atas.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved