Korsleting Sebabkan Pemadaman, UP3 PLN Singkawang Sesalkan Layangan Berkawat

UP3 PLN Kota Singkawang menyesalkan gangguan listrik yang diakibatkan layangan yang tersangkut.

Korsleting Sebabkan Pemadaman, UP3 PLN Singkawang Sesalkan Layangan Berkawat
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Layangan menggunakan kawat yang tersangkut di kabel listrik, Jalan Veteran Ujung, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah belum lama ini. 

Korsleting Sebabkan Pemadaman, UP3 PLN Singkawang Sesalkan Layangan Berkawat Sangkut di Kabel Listrik

SINGKAWANG - Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Kota Singkawang menyesalkan gangguan listrik yang diakibatkan layangan yang tersangkut.

Akibat layangan tersebut sejumlah wilayah sempat mengalami pemadaman di antaranya, di daerah lembah murai, Jalan Pramuka, Jalan Siaga, Jalan Veteran, perum roban dan sekitarnya.

"Hal ini karena layangan yang menggunakan kawat tersangkut di kabel dan mengganggu suplay listrik," kata Manager UP3 Singkawang Sumarsono, Selasa (7/5/2019).

Selain mengganggu kenyaman, layangan juga sudah merenggut nyawa banyak anak dan remaja serta mencelakai orang.

Baca: Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba Jaringan Lintas Provinsi, Polisi Menyamar Sebagai Pembeli

Baca: Segera Rilis Lagu Terbaru, Nissa Sabyan Unggah Video Rekaman Bareng Adam Ali Musisi Asal Lebanon

Baca: Dinda Izzati: Amanah Dalam Menjalankan Tugas Menjadi Duta FUAD IAIN Pontianak

Ia meminta jangan hanya komplain saja bila listrik padam, ini karena anak-anak atau malah orang tuanya yang bermain layang-layang bahkan menggunakan kawat sehingga mengganggu jaringan listrik.

Kawat layangan yang tersangkut pada kabel listrik membutuhkan proses karena belum tentu langsung terjadi korsleting.

Hal ini karena kabel sudah terbungkus, sehingga lama prosesnya jaringan terganggu yang bisa saja terjadi pada malam maupun subuh, karena panas akibat kawat.

"Yang jelas jangan main layang-layang dengan tali kawat, akibatnya bisa padam tuh Singkawang," tuturnya.

Pemerintah Kota telah membuat Perda larangan main layangan yang masuk mengganggu ketertiban umum nomor 1/tahun 2016.

PLN bersama Satpol PP Kota Singkawang juga telah berpatroli untuk menyosialisasikan dan melarang permainan ini, tapi apa daya jika jumlah yang main lebih banyak dan lokasinya tersebar.

"Untuk itu mohon bantuan dan partisipasi warga kota sekalian untuk melarang anaknya main layang-layang demi kepentingan bersama," pintanya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved