Dari Lapangan ke Ruang Kelas, Para Peneliti Berbagi Ilmu Tentang Orangutan ke Sekolah-sekolah

Adapun sekolah yang beruntung dikunjungi oleh peneliti adalah SMAN 1 Sukadana dan SMAN 2 Sukadana, pada 5 Maret 2019 lalu.

Dari Lapangan ke Ruang Kelas, Para Peneliti Berbagi Ilmu Tentang Orangutan ke Sekolah-sekolah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Para peniliti dari Yayasan Palung saat berbagi informasi dan ilmu tentang Orangutan ke sekolah-sekolah. 

Dari Lapangan ke Ruang Kelas, Para Peneliti Berbagi Ilmu Tentang Orangutan ke Sekolah-sekolah

Citizen Reporter Yayasan Palung - Petrus Kanisius

KETAPANG - Baru-baru ini, Asisten Peneliti Yayasan Palung di Stasiun Penelitian Cabang Panti, Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) turun gunung (dari lapangan ke ruang kelas) untuk berbagi ilmu pengetahuan/ilmu (informasi) dan mengenalkan kepada siswa-siswi tentang apa saja pekerjaan yang mereka kerjakan/lakukan, terkait penelitian mereka di TNGP ke sekolah-sekolah.

Adalah Tori Bakely, asisten peneliti Yayasan Palung (GPOCP) bersama Sabta dan Sahril berkesempatan mengunjungi sekolah-sekolah di Sukadana dan berbicara tentang penelitian yang mereka lakukan di Cabang Panti. Adapun sekolah yang beruntung dikunjungi oleh peneliti adalah SMAN 1 Sukadana dan SMAN 2 Sukadana, pada 5 Maret 2019 lalu.

''Ini merupakan pengalaman yang luar biasa untuk berbagi pengetahuan saya tentang hutan dan program kami dengan para siswa yang tidak jauh lebih muda dari saya. Saya juga senang mendengar rekan kerja saya berbicara tentang pekerjaan mereka karena mereka berbicara dengan kegembiraan dan hasrat dan mengungkapkan sisi diri mereka yang tidak terlihat di lapangan," ucap Tori.

Baca: 7 Mahasiswa Untan Lahirkan Website Berkahbarang.id Untuk Peduli Pendidikan di Daerah 3T

Baca: JaDI Sebut Oknum PPK dan Panwascam Diduga Terima Suap Rusak Hasil Penyelenggaran Pemilu

Baca: KRONOLOGI Kasus Suap Pileg Kubu Raya, Teror Oknum Caleg hingga Uang Rp 100 Juta

Mengizinkan para peneliti untuk berbicara langsung kepada siswa tidak hanya menginspirasi mereka untuk mengejar ilmu pengetahuan, tetapi juga menyoroti bagian penting dari konservasi yang kadang-kadang diabaikan.

"Saya berharap dapat mengunjungi lebih banyak sekolah di masa depan untuk menunjukkan kepada siswa sekolah menengah tentang pekerjaan yang berlangsung di hutan dan peluang yang ada dalam jangkauan mereka," lanjutnya.

Saat berbagi informasi kepada siswa-siswi di sekolah, para peneliti mengenalkan kepada siswa-siswi tentang konsep kerja lapangan seperti pekerjaan penelitian yang mereka kerjakan, aktivitas, sejarah penelitian di Gunung Palung, pekerjaan para peneliti laboratorium di Stasiun Penelitian Cabang Panti, TNGP.

Mereka (peneliti) juga bercerita tentang bagaimana mereka meneliti dan mengikuti orangutan, sekaligus juga memotivasi siswa-siswi siapa tahu diantara siswa-siswi ada yang tertarik menjadi peneliti.

Wahyu Susanto, selaku Direktur Penelitian Yayasan Palung (YP)/GPOCP mengatakan bahwa sosialisasi (berbagi informasi) ke sekolah-sekolah dilakukan tim peneliti dari proyek orangutan kepada para pelajar SMA dirasakan cukup tepat. Hal ini secara langsung akan dapat cepat menumbuhkan pengetahuan mereka tentang kehidupan orangutan liar, yang sebenarnya dekat dengan kehidupan mereka juga.

"Mereka, para pelajar sma adalah remaja yang sedang tumbuh berkembang menuju dewasa, sehingga pemikiran merekapun akan bertambah dewasa pula. Dengan demikian, bila mereka sudah mengerti dan memahami tentang pentingnya orangutan bagi kehidupan dan hutan, maka secara dewasa mereka akan lebih bijak dalam menyikapi ancaman-ancaman yang terjadi pada kehidupan orangutan dan habitatnya," terang Wahyu.

Pada kesempatan pertama, peneliti berkesempatan berkujung di SMAN 1 Sukadana dan diikuti oleh 59 orang peserta yang hadir dan pada kesempatan kedua di SMAN 2 Sukadana diikuti oleh 80 orang peserta.

Semua rangkaian kegiatan berbagi informasi ke sekolah-sekolah yang dilakukan oleh para peneliti berjalan sesuai dengan rencana dan mendapat sambutan baik dari pihak sekolah.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved