Gubernur Janjikan BumDes Terbaik Dapat Bonus, Berikut Besarannya

Sutarmidji menjanjikan mulai tahun depan akan memberikan reward (hadiah) kepada Bumdes yang baik dan bagus pengelolaannya

Gubernur Janjikan BumDes Terbaik Dapat Bonus, Berikut Besarannya
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Kalbar Sutarmidji 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan Darsani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mulai tahun 2020 akan memberikan reward kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) yang pengelolaannya usahanya baik dalam mewujudkan desa mandiri. Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji pada kegiatan Peningkatan Kapasitas BUMdes di Balai Petitih kantor Gubernur, Selasa (23/4/2-019).

Sutarmidji menjanjikan mulai tahun depan akan memberikan reward (hadiah) kepada Bumdes yang baik dan bagus pengelolaannya itu kita siapkan dan kita pilih 10 terbaik.

"Masing-masing akan diberikan tambahan modal sebagai penghargaan untuk mereka yang sudah mengelola paling kecil Rp 75 juta paling tinggi bisa sampai antara Rp 150 juta sampai Rp 200 juta untuk nambah modal," ujarnya. 

Baca: Soal Uji Emisi Kendaraan Roda Empat di Kota Pontianak, Ini Dia Penjelasan Dosen Polnep

Baca: Mobil Pejabat Pemkot dan Kapolresta Pontianak Kena Sasar Uji Emisi, Ini Dia Hasilnya

Baca: Pemkot Pontianak Evaluasi Kualitas Udara, Siap Uji Emisi 1.800 Kendaraan Selama Tiga Hari

Setelah diberikan penambahan modal bagi Bumdes, Midji meminta para pengelolaan Bumdes untuk menambah jaringan supaya agar usaha yang dijalankan berkembang dan semakin maju.

Nanti Bumdes seluruh Kalbar ini harus ada jaringan supaya mereka bisa berkembang antara satu Bumdes dengan lainnya.

"Bumdes yang mendapatkan nilai terbaik itu akan jadi percontohan, nah ini harus serius dalam pengelolaannya," ujarnya.

Lebih lanjut Midji memaparkan Pemerintah Provinsi berencana akan meminta kepada BUMN yang bergerak dalam bidang pelayanan kebutuhan masyarakat bisa diajak kerjasama dengan Bumdes yang ada di Kalbar.

"Saya minta BUMN yang bergerak bidang pelayanan kebutuhan masyarakat bisa dijadikan kerjasama dengan Bumdes seperti Bulog untuk mempasarkan kebutuhan pokok, kemudian PT. Pertamina untuk mempasarkan Gas Elpiji 3 Kg itu juga bisa dikerjasamakan. Karena kalau BumDes ini bisa maju maka perekonomian desa tersebut akan maju," imbuhnya.

Dirinya menilai kendala dalam pengelolaan Bumdes yang ada selama ini yaitu sumber daya manusia yang belum memadai. Serta pemerintah daerah yang belum serius dalam pengelolaan Bumdes tersebut.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved