Cegah Generasi Stunting, Poltekkes Kemenkes Pontianak Gelar Seminar Nasional

Studi D-IV Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Pontianak Dini Fitri damayanti mengatakan bahwa seminar nasional ini rutin dilakukan

Cegah Generasi Stunting, Poltekkes Kemenkes Pontianak Gelar Seminar Nasional
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Ketua Program Studi D-IV Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Pontianak Dini Fitri damayanti bersama pembicara usai seminar nasional di Hotel Golden Tulip, Jalan Tengku Umar , Kota Pontianak , minggu (21/4/2019). 

Cegah Generasi Stunting, Poltekkes Kemenkes Pontianak Gelar Seminar Nasional

PONTIANAK - Program Studi D-IV Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Pontianak angkatan 4 menggelar Seminar Kesehatan Nasional dengan mengangkat tema tentang "Mencegah Generasi Stunting" di Hotel Golden Tulip, Jalan Tengku Umar , Kota Pontianak , minggu (21/4/2019).

Ketua Program Studi D-IV Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Pontianak Dini Fitri damayanti mengatakan bahwa seminar nasional ini rutin dilakukan setiap tahunnya sejak dibukanya prodi D4 Kebidanan dan sudah menjadi agenda tahunam yang ke 4 kalinya diselenggarakan.

"Kenapa kita meminta ini menjadi acara rutin tahunan karena bagian dari proses pembelajaran mahasiswa, ketika nanti mereka terjun dilapangan mereka bukan hanya sebagai bidan pelaksana yang setiap hari memeriksa pasien tapi mereka juga punya kemampuan manejemerial dalam pengelola pelayanan KIA termasuk managemen dalam suatu kegiatan di masyrakat .Mulai dari seminar kecil sampai kegiatan seminar nasional ini," ujarnya kepada Tribun Pontianak.

Jadi kegiatan ini bagian dari proses pembelajaran dan untuk mendidik mahasiswa agar mampu melaksanakan kegaitan seperti itu di tengah masyrakat kelak.

"Jadi untuk mahasiswa kebidanan di Poltekkes Pontianak mereka punya kegiatan praktek kebidanan komunitas dan melakukan kegiatan praktek klinik di masayarakat," imbuhnya.

Saat praktek para mahasiswa akan membantu dalam kegiatan posyandu, penyuluhan . Kemudian di kelompok balita mereka sebagai pendidik yang memberikan penyuluhan, dan melatih kader dan ibu-ibu bagaimaana melihat pertumbuhan dan perkembangan anak .

"Apa lagi kita tahu kasus stanting di Indonesia khususnya di Kalbar yang terbanyak di daerah Ketapang dan Sambas," ujarnya.

Maka diangkatlah tema dalam kegiatan seminar nasional ini tentang "Mencegah Generasi Stunting".

Jadi mahasiswa sudah dibekali ilmu bagaimana mereka nanti di masyarakat bisa terjun langsung untuk membantu keluarga melalui kegaitan di posyandu lewat kader dan ibu-ibu itu diberikan pemahaman tentang bagaimana melakukan deteksi dini mengenai tumbuh kembang. Apakah anak tumbuh sesuai umurnya.

"Jadi bisa melalui kegiatan yang sudah teritegrasikan di posyandu lewat kegiatan praktek komunitas bidan,"imbuhnya.

Ia berharap melalui kegiatan ini mahasiswa akrab dengan materi tentang stunting, dan lewat seminar ini mahasiswa maupun bidan dan masyarakat kenal dampak atau resiko Stunting pada pertumbuhan anak.

Baca: KPU Kalbar Umumkan Penambahan 2 TPS Untuk Nyoblos Ulang

Baca: Muda Mahendrawan Berkomitmen Tingkatkan UNBK di Kubu Raya

Baca: Sekda Landak Pastikan UNBK di Landak Lancar, Pantau Langsung ke Sekolah

Penulis: Anggita Putri
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved