Pemilu 2019

Warkop Winny Jadi TPS, Pengunjung Nyoblos Sambil Ngopi

TPS yang satu ini merupakan satu di antara Warkop yang terkenal di Kota Pontianak yang berada di Jalan Gajah Mada

Warkop Winny Jadi TPS, Pengunjung Nyoblos Sambil Ngopi
TRIBUNPONTIANAK/ferryanto
Suasana di TPS 67 Warkop Winny di jalan Gajah Mada kota Pontianak 

Warkop Winny Jadi TPS, Pengunjung Nyoblos Sambil Ngopi 

PONTIANAK - Nyoblos sambil ngopi, nampaknya sangat pas dilakukan di TPS yang satu ini, bagaimana tidak, TPS yang satu ini merupakan satu di antara Warkop yang terkenal di Kota Pontianak yang berada di Jalan Gajah Mada.

Warkop Winny namanya, Warkop yang terkenal dengan kopi dan pisang goreng srikayanya.

Di hari biasa Warkop ini sangat ramai di kunjungi berbagai kalangan masyarakat, bahkan tak sedikit pejabat yang datang ke Warkop ini untuk menikmati kopi dan pisang goreng srikaya di Warkop ini.

Pada hari pemungutan suara kali ini Rabu (17/4/2019) Warkop Winny berbenah diri menjadi sebuah TPS (tempat pemungutan suara).

Baca: Hasil Quick Count Litbang Kompas Pemilihan Partai Legislatif 2019, PDIP Posisi Teratas Unggul 24,21%

Baca: Capres Prabowo Ungguli Jokowi di TPS 86, Tempat Cornelis Mencoblos

Baca: Pelatih Sebut Ari Agustian Perlu Support Suplemen dan Sarana Berlatih

Warkop yang terletak di Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak ini menjadi TPS nomor 67.

Warkop Winny ini sendiri terdiri dari dua bangunan ruko, dan di hari pemungutan suara ini, satu ruko di jadikan sebagai lokasi TPS.

Heri, ketua KPPS sekaligus pemilik Warkop Winny mengatakan bahwa ini merupakan kali kedua warkopnya di jadikan TPS.

"Pertama itu pas Pilkada kemarin dan ini yang kedua,"ungkapnya.

Kendati warkopnya di jadikan TPS, Warkop Winny tetap buka, sehingga penggemar kopi Winny tetap dapat menyeruput kopi khasnya, dan bagi warga yang sedang mengantri juga bisa sekalian menikmati kopi dan pisang goreng srikaya di Warkop ini.

Heri menjelaskan tak ada alasan khusus dirinya menjadikan warkopnya sebagai TPS, ia hanya mengharap dengan dijadikan TPS, warga yang terdaftar dalam DPT dapat dengan mudah mencari tempat menyalurkan suaranya.

"Ini gampang di jangkau ya, itu aja si pertimbangannya, dan saya dekat gini gampang kontrol, maksud kita hanya supaya mempermudah masyarakat aja dapat lokasinya TPS nya,"terangnya.

Untuk jumlah DPT sendiri di TPS ini sebanyak 289 orang yang terdiri dari 150 laki - laki dan 139 perempuan.

Penulis: Ferryanto
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved