Ajak Masyarakat Tidak Euforia Berlebihan, Edi Kamtono Minta Tunggu Hasil Perhitungan Real Count KPU

Edi Rusdi Kamtono dan Wakilnya Bahasan telah menyalurkan hak suara mereka dalam pemilihan umum 2019 ini

Ajak Masyarakat Tidak Euforia Berlebihan, Edi Kamtono Minta Tunggu Hasil Perhitungan Real Count KPU
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Wali Kota Edi Kamtono 

Ajak Masyarakat Tidak Euforia Berlebihan, Edi Kamtono Minta Tunggu Hasil Perhitungan Real Count KPU

PONTIANAK - Dua pemimpin Kota Pontianak yaitu Wali Kota, Edi Rusdi Kamtono dan Wakilnya Bahasan telah menyalurkan hak suara mereka dalam pemilihan umum 2019 ini.

Diketahui, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono bersama keluarganya menyalurkan hak pilih di tempat pemungutan suara (TPS) 006, Kelurahan Bangka Belitung Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara.

Sedangkan Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan bersama keluarganya menyalurkan hak suara di TPS 44 Kelurahan Dalam Bugis Kecamatan Pontianak Timur.

"Pagi ini kita sebagai warga negara Indonesia menyalurkan hal pilih, saya bersama keluarga sudah mencoblos di TPS 06,"ucap Edi Kamtono saat diwawancarai awak media yang telah menunggu, Rabu (17/4/2019).

Baca: PRABOWO Sampaikan 5 Poin Penting Merespons Hasil Sementara Hitung Cepat & Proses Pemilu 2019

Baca: Quick Count Litbang Kompas, Indo Barometer & Tiga Lembaga Survei! Jokowi-Maruf Amin Unggul Jauh

Baca: Pilpres 2019: Hasil Lengkap Pemungutan Suara di TPS Capres-Cawapres! Kejutan Terjadi di TPS Sandiaga

Memang menurut Edi Kamtono, cukup lama dalam memilih disebabkan ada lima kertas suara yang dicoblos. Ia sendiri menghitung waktunya tak kurang dari empat menit berada didalam bilik suara untuk menyalurkan hak pilih.

Orang nomor satu di Kota Pontianak ini berharap warga masyarakat mengikuti perkembangan demi perkembangan.

Dia meminta hasil quick count yang diumumkan dari berbagai lembaga survey, terutama pilpres, tidak dijadikan kekecewaan yang berat maupun euforia yang berlebih-lebihan, apalagi sampai merayakannya dengan kegiatan konvoi dan melakukan yel-yel.

Edi mengingatkan masyarakat yang tergabung dalam tim atau pendukung presiden jangan sampai membuat hal yang berlebihan baik yang menang maupun yang kalah dalam hasil quick count.

Sebab menurutnya, quick count sifatnya hitung cepat dan belum final. Sebab bisa saja perolehan itu berubah, karena hitungan cepat dari lembaga survey hanya sample yang diambil dari sekian ribu TPS yang ada.

"Pasti kita serahkan kepada petugas penyelenggara Pemilu yakni KPU, Bawaslu dan Panwaslu untuk bekerja,” tegasnya.

Menurut Edi, kondisi secara umum di Kota Pontianak kondusif. Dirinya juga sudah berkoordinasi dengan Kapolresta. Ia menghimbau kepada seluruh warga Pontianak agar jangan mudah terpancing dengan isu-isu atau informasi yang tidak pasti, apalagi yang tidak benar.

"Kita selalu berkoordinasi antara pemerintah daerah dan TNI/Polri. Seluruh aparat keamanan pada hari ini piket siaga menjaga keamanan penyelenggaraan Pemilu. Mudah-mudahan pemilu berjalan lancar dan partisipasi warga Kota Pontianak tinggi,” pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved