Distan Kalbar Dorong Kabupaten di Kalbar Branding Beras Lokal

Heronimus Hero terus mendorong Dinas Pertanian di seluruh Kabupaten di Kalbar untuk membranding terhadap beras lokal

Distan Kalbar Dorong Kabupaten di Kalbar Branding Beras Lokal
TRIBUNPONTIANAK/RIVALDI ADI MUSLIADI
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Barat - Heronimus Hero -- 

Distan Kalbar Dorong Kabupaten di Kalbar Branding Beras Lokal

PONTIANAK - Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Kalbar Heronimus Hero terus mendorong Dinas Pertanian di seluruh Kabupaten di Kalbar untuk membranding terhadap beras lokal. Menurut selama ini beras lokal di setiap Kabupaten di Kalbar banyak dijual glondongan atau tanpa branding.

"Kecendrungan banyak beras-beras lokal kita yang masuk ke pengecer besar kemudian dikemas ulang dan diganti dengan merk nasional yang tidak berkarakter lokal sehingga jarang ditemukan beras-beras kita di pasaran," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (16/4/2019)

Ia menuturkan selain ingin membangun hilirisasi pertanian, pihaknya juga ingin membangun branding beras lokal untuk daerah-daerah kita di Kalbar.

" Kita akan suport setiap daerah paling tidak ada dua merk beras lokal untuk dimajukan. Kita akan dukung alat, dan kita akan dukung kemasanya sehingga pedagang atau pengecer besar membelinya sudah ada merk," ujarnya.

Baca: Erdi Abidin Apresiasi Ketegasan Wali Kota Bersihkan Reklame Ilegal di Pontianak

Baca: Jarot Ingin Momentum Hari Kemerdekaan ke-74 Rumdis Bupati Sintang Sudah Bisa Difungsikan

Baca: Proyektor Optoma UHD50 Hadirkan Tayangan 4K Layar Lebar ke dalam Rumah, Harga Rp 35 Jutaan

Ia mengakui beberapa daerah di Kalbar seperti Kabupaten Sambas sudah ada membuat branding terhadap beras lokalnya, akan tetapi brandingya belum begitu kuat dan punya karakter serta kearifan lokal di sambas.

"Beras sambas tapi merknya beras panda. Maksud kita branding yang dimunculkan itu ada menyinggung soal kearifan lokal sambas, misal beras sambas cap Jeruk Tebas, atau beras sambas cap keraton sambas dan lain sebagainya," ujarnya.

Sehingga ada multi manfaat. Orang-orang bisa membeli beras lokal sambas dan sarana untuk membranding Kabupaten Sambas.

"Dia akan langsung berdampak pada promosi daerah," ujarnya.

Menurut Heronimus banyak masyarakat kita yang yang minded dengan branding beras nasional, padahal kualitas berasnya sama bahkan kualitas berasnya sama.

Beberapa daerah yang saat ini telah mempunyai branding beras daerah di antaranya Kabupaten Kapuas Hulu, Sintang, Sambas, Kubu Raya, dan beberapa daerah.

"Kita ingin beras-beras kita di Kalbar tidak kehilangan jejak," ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved