Pemilu 2019

Dandim Pontianak Pimpin Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 ‎

Menjelang pelaksanan Pemilu Pilpres dan Pilleg 2019, Komando Distrik Militer 1207/BS menggelar apel kekuatan pasukan dalam rangka pengamanan

Dandim Pontianak Pimpin Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 ‎
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Dandim 1207/BS Pontianak Kol Arm Stefie Tjanje Nuhujanan saat periksa pasukan TNI untuk dukungan pengamanan Pemilu 2019 di Pontianak dan Kubu Raya. 

Dandim Pontianak Pimpin Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019

PONTIANAK - Menjelang pelaksanan Pemilu Pilpres dan Pilleg 2019, Komando Distrik Militer 1207/BS menggelar apel kekuatan pasukan dalam rangka pengamanan tahapan pemungutan suara Pilpres dan Pilleg 2019 di lapangan Makodim 1207/BS, Jalan Gusti Sulung Lalanang, Pontianak pada Selasa (16/4/19) -‎

Apel Gelar dipimpin oleh Komandan Kodim 1207/BS Kol Arm Jantje Stefie Nuhujanan, S.Sos., sebagai Komandan Satuan Pengamanan Pemilu 2019 Kota Pontianak dan Kab. Kubu Raya.

Sejumlah prajurit TNI dari berbagai satuan Satuan-satuan yang di siagakan untuk memberikan dukungan ke Kodim 1207/BS terdiri dari Satuan Balakdam XII/Tpr, Angkatan Laut dan Angkatan Udara, untuk di BKO kan ke Polresta Pontianak.

"Kita sama-sama melaksanakan perintah untuk mengamankan bagian dari penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019, menjamin kelancaran atas pelaksanaannya serta menjamin stabilitas keamanan yang kondunsif bersama dengan Polresta Pontianak di wilayah Kota Pontianak dan Kab. Kubu Raya," ujar Dandim Stefie‎.

Baca: Jadwal Lengkap Misa Pekan Suci Di Gereja Sesilia Pontianak

Baca: Distribusikan Logistik Pemilu, Lurah Saigon Pastikan Pelayanan Publik Tetap Normal

Baca: Polisi-TNI Kawal Distribusi Logistik dengan Perahu di Kecamatan Belitang

Selain itu, dalam pelaksanaannya agar mempedomani peraturan perundang-undangan yang berlaku sesuai ketentuan netralitas TNI. Agar seluruh prajurit menguasai kewajiban dan larangan-larangan yang dituangkan dalam buku saku Prajurit tentang Netralitas TNI. Satu orang Prajurit yang berbuat tidak sesuai dengan ketentuan maka pelanggaran tersebut merupakan pelanggaran TNI.

Seluruh anggota harus mengenali rekan kerjanya, diantaranya Babinkamtibmas, KPU, Bawaslu dan petugas penyelenggara Pemilu lainnya. Masing-masing anggota agar selalu melaksanakan koordinasi, hilangkan ego sektoral untuk mempermudah terwujudnya pelaksanaan tugas, tegasnya.

"Pahami tugas dan tanggung jawab masing-masing personel, serta intens lakukan kordinasi dengan baik, jaga Netralitas TNI," ujarnya mengakhiri.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved