Menteri Yohana Susana Yembise Sampai Turun Tangan Selesaikan Kasus Audrey, Langsung ke Pontianak

Baik pelaku maupun korban sama-sama anak di bawah umur memaksa pemerintah pusat untuk turun tangan, 2 menteri sampai turun tangan

Menteri Yohana Susana Yembise Sampai Turun Tangan Selesaikan Kasus Audrey, Langsung ke Pontianak
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise disambut Waka Polresta Pontianak AKBP Veris Septiansyah saat mengunjungi unit PPA Sat Reskrim Polresta Pontianak, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (23/3/2016) siang. 

Menteri Turun Tangan Selesaikan Kasus Audrey, Dorong Penyelesaikan Lewat Mediasi Diversi

PONTIANAK - Kasus kekerasan yang terjadi antar pelajar SMA terhadap seorang siswi SMP di Pontianak membuat pemerintah pusat harus turun tangan untuk menyelesaikannya.

Perlu diketahui pihak kepolisian telah menetapkan tiga orang yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut, ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka atau Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). 

Adapun korbannya adalah Audrey (AU) yang saat ini masih berusia 14 tahun yang sempat dirawat secara intensif di Rumah Sakit Promedika Pontianak.

Baik pelaku maupun korban sama-sama anak di bawah umur memaksa pemerintah pusat untuk turun tangan, sebelumnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juhga langsung turun ke Pontianak, bahkan menjadi atensi dari presiden pula.

Baca: JEJAK Kasus Audrey Pontianak: Perdebatan Hasil Visum hingga Progres Penyelesaian Ranah Hukum

Baca: Kalbar 24 Jam - Jejak Kasus Audrey, Bupati Mempawah Dilantik, hingga Peredaran Narkoba dari Laut

Kali ini Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise datang langsung ke Pontianak untuk melihat langsung penyelesaikan kasus yang mengheboh bukan hanya menjadi isu nasional bahkan dunia ini.

Yahana melakukan pertemuan dengan Wali Kota Pontianak, Kapolresta Pontianak, KPPAD, Kejaksaan hingga stakeholder lainnya. Kemudian ia juga bertemu para pelaku dan saksi yang dibawa ke Kantor Wali Kota Pontianak.

"Saya sudah ketemu tiga pelaku dan saya mendengarkan langsung cerita yang sempat membuat mereka go nasional bahkan internasional. Ini memang menjadi perhatian kita para menteri semua, para pejabat termasuk masyarakat dan media," ucap Yohana Susana Yambise saat diwawancarai, Senin (15/4/2019).

Yohana menjelaskan kasus ini juga gara-gara industri digital, Medsos yang sangat mempengaruhi perilaku anak-anak sekarang. Sehingga pada akhirnya perilaku mereka berubah dan tidak seperti dulu lagi.

Ia memastikan kalau para pelaku bukanlah anak-anak yang nakal. Namun mereka terpengaruh antarara satunsama lainnya sehingga melakukan perbuatan yang akhirnya membuat heboh.

Baca: Kementerian PPPA Turun Tangan Kasus Audrey, Deputi Perlindungan Anak Minta Pertimbangkan Hak Anak  

Baca: Babak Baru Kasus Audrey, Wali Kota Ajak Semua Pihak Menahan Diri

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved