Driver Gocar Pontianak Gelar Aksi Off Bid, Dukungan Mengalir

Sebelumnya, Driver Online Pontianak (DOP) sudah mengundang semua group untuk hadir dalam satu meja membicarakan langkah apa yang harus dilakukan

Driver Gocar Pontianak Gelar Aksi Off Bid, Dukungan Mengalir
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MIA MONICA
Sekretaris DOP, Hendra. 

Driver Gocar Pontianak Gelar Aksi Off Bid, Dukungan Mengalir

PONTIANAK - Driver Gocar di Kota Pontianak melakukan aksi off bid alias pemogokan.

Hal ini dikarenakan adanya sistem pembagian orderan yang dituding oleg banyak driver tidak adil.

Aksi off bid yang dilakuakan oleh para driver sekarang bisa dikatakan tidak arogan dan elegan.

Sebab sebelumnya Driver Online Pontianak (DOP) sudah mengundang semua group untuk hadir bersama-sama dalam satu meja membicarakan langkah apa yang harus mereka dilakukan. 

“Sebelumnya kita sudah undang semua group untuk hadir bersama-sama dalam satu meja, kita bicarakan langkah apa yang harus dilakukan. Kalau ada group lain yang menetang aksi off bid mereka mau mengungkap alasannya kita persilahkan,” jelas Sekretaris DOP, Hendra, Minggu (14/4/2019).

Baca: Fakta-fakta Terkuak Aksi Go Car Pontianak, Dari Tuntutan, Segel Kantor Hingga Diwarnai Aksi Tegang

Baca: GOJEK Beri Tanggapan Resmi Terkait Aksi Driver Go Car yang Menyegel Kantor PT GOJEK Pontianak

Namun sayangnya hanya sebagian group saja yang datang, alhasil keputusan sudah sepakat di buat karena dari semua yang hadir ketika diundang semua mendukung aksi ini.

Mereka sangat memahami jika hal ini dibiarkan maka akan terus seperti ini. 

Aksi off bid yang dilakukan para driver gocar Pontianak ini pun banyak mendapat dukungan dari berbagai organisasi dan komunitas seperti Top City, Under Cover, Family Reborn, Brother Hud, Cospal, Pokjas, dan masih banyak lagi yang tidak dapat disebutkannya satu-persatu.

Sekretaris DOP ini sangat menyangkan terjadinya kecurangan ini, karena dengan adanya sistem baru orderan hanya diberikan kepada driver-driver tertentu. 

Baca: Driver Gocar Pontianak Lakukan Aksi Off Bid, Pembagian Orderan Tak Adil ?

Baca: Tegang, Emosi Driver Tersulut Akibat Proses Mediasi Driver Go Car dengan PT Gojek Tak Sesuai Harapan

“Secara bisnis mungkin istilahnya si driver tertentu itu yang dapat melayani penumpang dengan baik, tapi pada kenyataannya sistem ini sangat tidak adil bagi kami semua, karena kalau mau dibilang rajin kita semua sama, bangunnya dari pagi bahkan ada yang 24 jam, malah sedang duduk bersama dan sama-sama on juga tetapi orderan hanya diberikan driver-driver tertentu, kalau begini terus bagaimana dengan cicilan mobil operasional, kita harus bayar kurang lebih 3 sampai 4 juta perbulannya. Hal ini yang kita tentang,” ungkap Hendra. (Mia)

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved