Mahasiswa Kalbar Lolos Seleksi AYIMUN Tapi Terkendala Biaya untuk Berangkat

Namun ada kendala, untuk keberangkatan ia kekurangan dana transport ke Kuala Lumpur Malaysia.

Mahasiswa Kalbar Lolos Seleksi AYIMUN Tapi Terkendala Biaya untuk Berangkat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NET
Asian Youth International Model United Natioan (AYIMUN) 

Mahasiswa Kalbar Lolos Seleksi AYIMUN Tapi Terkendala Biaya untuk Berangkat

PONTIANAK - Seorang mahasiswa Universitas Panca Bhakti Pontianak, Livenly Fusen berhasil menyisihkan belasan ribu peserta yang mengirim profosal pada panitia Asian Youth International Model United Natioan (AYIMUN) 2019.

Mahasiswa yang berasal dari Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau ini mencetitakan bahwa sebelum dinyatakan lolos pada kegiatan AYIMUN 2019 yang akan akan digelar 25-28 Agustus 2019 di Malaysia.

"Sekitar seminggu lalu dengan test online berupa penulisan paper dan interview dan puji syukur saya lolos test diantara 16.991 pelamar dari  seluruh delegasi berbagai negara," ucap Livenly, Minggu (15/4/2019).

Ia merupakan satu diantar delegasi untuk Indonesia khususnya Kalbar.

Baca: VIDEO: Lupa Padamkan Kompor, Rumah Ngah Kam Hangus Terbakar

Baca: Sabhan Dukung Dialog Program Pro Inqkuted Kebijakan Pendidikan Dasar Komunitas Sekolah

Setelah dinyatakan lolos, ia diundang menyampaikan hasil paper di Kuala Lumpur Putrajaya Malaysia.

Namun ada kendala, untuk keberangkatan ia kekurangan dana transport ke Kuala Lumpur Malaysia. 

"Suatu kehormatan bagi saya dapat membawa nama Indonesia dan khususnya Kalimantan Barat, pada ajang internasional yang bergengsi. Namun saya memiliki kendala finansial dalam mewujudkan hal tersebut," ucapnya.

Ia merincikan biaya yang perlukan dalam AYIMUN  sebesar 439 USD atau sekitar Rp6,7 juta rupiah, biaya ini sudah termasuk biaya penginapan, transportasi, konsumsi, namun belum termasuk biaya tiket pesawat. 

"Jika ditotalkan, saya membutuhkan dana kurang lebih sebesar Rp9 juta rupiah," tambahnya.

Ia menjelaskan sedikit mengenai Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) 2019 adalah MUN Internasional yang diselenggarakan oleh Indonesia Global Network (IGN) yang bertujuan untuk mengakomodasi para pemuda di Asia untuk meningkatkan kemampuan diplomasi mereka.

"AYIMUN merupakan program simulasi akademik sidang PBB. Dalam MUN tiap delegasi akan berperan sebagai duta/utusan (ambassador) dari suatu negara dalam sidang PBB. Di dalamnya, kita akan berdiskusi mengenai isu-isu hingga peristiwa hangat yang terjadi di dunia," pungkas Livenly Fusen

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved