Gagal di Tingkat Kepolisian, Upaya Diversi Kasus Audrey Dilanjutkan Tingkat Kejaksaan

Pihak Polresta telah melakukan upaya diversi, namun ditolak oleh pihak korban dan ingin dilanjutkan perkaranya ditahap berikut.

Gagal di Tingkat Kepolisian, Upaya Diversi Kasus Audrey Dilanjutkan Tingkat Kejaksaan
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Kapolresta Pontianak Kombes Muhammad Anwar Nasir menjenguk korban penganiayaan di RS Promedika, Jalan Gusti Sulung Lelanang, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (10/4/2019) siang. Kapolresta menegaskan untuk proses hukum kepada para pelaku tetap berjalan sesuai undang-undang yang berlaku. 

Gagal di Tingkat Kepolisian, Upaya Diversi Kasus Audrey Dilanjutkan Tingkat Kejaksaan

PONTIANAK - Kapolresta Pontianak, Kombes Pol M Anwar Nasir hadiri rapat koordinas lintas sektoral membahas penanganan kasus pengeroyokan terjadap AU (14) oleh tiga Anak Berhadap Dengan Hukum (ABH) yang ditetapkan pihak kepolisian.

Anwar Nasir menjelaskan pihaknya sudah melakukan upaya diversi sesuai dengan amanah Undang-undang dalam menyelesaikan kasus anak dibawah umur ini.

Pihak Polresta telah melakukan upaya diversi, namun ditolak oleh pihak korban dan ingin dilanjutkan perkaranya ditahap berikut.

Baca: Kabid Humas Polda: Polisi tak Bisa Menolak Laporan Masyarakat

Baca: VIDEO: 40 Orang Ikut Program Hapus Tato Gratis di RS Untan

"Polresta tetap menjalankan amanah UU yang ada yaitu Pasal 7, UU Sistem Peradilan Pidana Anak maka wajib mengupayakan diversi dan telah gagal karena pihak korban meminta dilanjutkan," ucap Kombes Pol M Anwar Nasir, Sabtu (13/4/2019).

Gagalnya upaya diversi ditingkat kepolisian ini, sehingga berkas yang ada dilanjutkan untuk diserahkan pada pihak kejaksaan.

"Amanah UU yang ada, bagaimana konflik yang ada terhadap anak ini sebagaimana agar tidak sampai kepersidangan itu sendiri. Sehingga ada upaya diversi di tingkat penyidikan, penuntutan, kejaksaan dan pengadilan nantinya," tambah Anwar Nasir.

Polresta telah menyerahankan berkas perkara pada pihak kejaksaan terkait kasus AU pada hari Jumat (12/4) lalu, sekitar pukul 10.00 WIB.

Tentunya saat ini tinggal menunggu penelitian dari berkas yang telah disampaikan tersebut. Ia berharap cepat mendapatkan P21 dari kejaksaan, satelah keluar P21 maka Polres segera juga menyerahkan ketiga ABH dan barang bukti lainnya.

Terkait pihak korban tidak menerima atas hasil visum yang ada, Kombes Pol M Anwar Nasir menegaskan itu hak dari keluarga korban.

Semua prosedur dan proses pemeriksaan oleh pihaknya sudah dinyatakan cukup dan saat ini berkasnya telah diserahkan pada pihak Kejari Pontianak.

"Apabila berkasnya sudah dinyatakan sempurna, maka tidak ada masalah lagi. Terkait berbagai hal dan tanggapan terhadap kasus ini apabila berkas telah diperiksa kejaksaan maka akan terjawab semua," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved