Dynamic Indonesia Ajarkan Marketing Digital dengan Investasi Ilmu

Yudi mengajak bagi para peserta yang hadir untuk terjun langsung membuat konten yang kreatif dan menarik sehingga bisa menjual & menjadi alat bisnis

Dynamic Indonesia Ajarkan Marketing Digital dengan Investasi Ilmu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MAUDY ASRI GITA UTAMI
Dayang Melati dalam kegiatan workshop edukasi "Meracik Bisnis Makanan" 

Dynamic Indonesia Ajarkan Marketing Digital dengan Investasi Ilmu

PONTIANAK - Kegiatan Dynamic Hangout yang mengusung materi "Meracik Bisnis Makanan" merupakan kegiatan edukasi dalam perencanaan dan mengusung objek foto menjadi lebih menarik dan menjual, Sabtu (13/4/2019).

Narasumber yang mampu menginspirasi dengan foto-foto yang menarik diisi dengan salah satu food fotografer asal Pontianak dengan akun instagramnya @temeninmakan dengan nama pemilik akun Yudi Anto Hadiman atau disapa Yudi Khoo.

Dengan mengusung tema tersebut, Yudi mengajak bagi para peserta yang hadir untuk terjun langsung membuat konten yang kreatif dan menarik sehingga bisa menjual dan menjadi alat bisnis dalam hal kreatifitas konten yang menarik.

Baca: Banyak Jurusan yang Ditawarkan Solbridge, Geraldus: Jurusan Yang Banyak Diminati Saat Ini Bisnis

Baca: Dimudahkan dengan Layanan GrabExpress, Pendiri EatGood Bagikan Kiat Suskses Memulai Bisnis

Satu diantara pendiri Dynamic Indonesia, yaitu Dayang Melati melihat peluang besar yang menjadi motivasi dalam hal marketing serta penjualan dengan menarik pasar dengan lebih cepat dan produktif dalam hal branding.

"Dynamic Indonesia merupakan digital marketing dan branding agency yang bergerak di industri digital kreatif untuk membantu membuat konten branding dari Facebook, Instagram, serta website optimasi dari google," sebutnya.

Dynamic Indonesia kini berpusat di Kota Pontianak. Dengan jangkauan cakupan yang cukup luas, ia mampu mendirikan team kretor sebanyak sembilan orang yang berasal dari asli Kota Pontianak.

"Dynamic Indonesia mulai dikenal, karena saya juga pernah di Jakarta semua pada bingung bagaimana awalnya saya mendirikan ini, tentu dengan bantuan teman-teman yang sama-sama punya keinginan untuk belajar, dan sepemikiran dalam hal kreatifitas," ujarnya.

Bagi Dayang, setelah 8 bulan Dynamic Indonesia dibangun dan berpusat di Kota Pontianak, ia menyadari peluang besar ternyata ada di Kota Pontianak, dengan kemajuan teknologi walaupun ia tidak berasal asli dari Kota Pontianak itu sendiri.

"Menjadi tantangan bagi saya, bagaimana saya mengubah mindset orang-orang yang ada di luar Kalbar dan bahkan teman-teman yang lain pernah memikirkan hal yang menurutnya Kota Pontianak gak memiliki potensi, dan itu gak bener sama sekali," imbuhnya.

Baca: Sejak SD Suka Fotografi, Ivo Kini Kembangkan Bisnis Fashion, Begini Awal Mulanya

Baca: Gabungkan Bisnis, Sony Keluarkan Pengumuman Mengejutkan Buat Karyawannya

Tantangan lain baginya ialah, mengajak anak muda atau kita sebut dengan bahasa "Milenial" yang tidak mau memanfaatkan kecanggihan teknologi bermedia sosial.

"Sejauh ini, saya melihat banyak peluang besar tetapi belum dimanfaatkan secara baik, seperti ia mempunyai usaha ataupun ingin mengembangkan bisnisnya tapi hanya berjalan di tempat, ya itu karena banyak yang tidak mau belajar bagaimana cara membuat konten yang menarik, caption yang menarik dan ditahun ini, Milenial sudah harus start up untuk lebih berkreasi dalam mengembangkan bisnisnya di media sosial," papar Dayang.

Kegiatan yang digelar juga tidak mengambil keuntungan yang besar, hanya dengan Rp 30ribu, Dynamic mengajak anak Milenial untuk berpotensi serta praktek menjalankan bisnis di media dengan cara yang benar dan terarah. (*)

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved