Dra Cory Soesana SH Angkat Bicara Mengenai Kasus Pembullyan Audrey

Saya sangat prihatin dengan adanya kasus bully, karena saya tahu bahwa bully ini sering terjadi di zona sekolah

Dra Cory Soesana SH Angkat Bicara Mengenai Kasus Pembullyan Audrey

PONTIANAK - Ketua Garda Wanita Malahayati Partai Nasdem DPD Kota Pontianak, Dra Cory Soesana SH, turut prihatin dengan insiden pembullyan yang menimpa Audrey.

Wanita yang juga aktif di Perkumpulan Wanita Yayasan Bhakti Suci ini sangat menyayangkan dengan aksi tidak pantas pelaku. Sebab menurutnya, apa yang telah ditunjukan pelaku itu sangat berbahaya untuk masa depan mereka.

Dra Cory Soesana Ardiansjah, SH, saat menyerahkan antuan untuk Marsiana korban kebakaran
Dra Cory Soesana Ardiansjah, SH, saat menyerahkan antuan untuk Marsiana korban kebakaran 

“Saya sangat prihatin dengan adanya kasus bully, karena saya tahu bahwa bully ini sering terjadi di zona sekolah. Dan biasanya sering terjadi di SD atau SMP, di mana usia tersebut anak-anak kita dalam usia yang labil. Saya prihatin bukan hanya pada Audrey saja tapi saya juga prihatin pada pelaku, jadi yang mereka tunjukkan itu sangat berbahaya untuk untuk masa depan mereka,” ujar Cory.

Baca: Saat ini Kanker Payudara Pembunuh Nomor Dua Wanita

Baca: Cory Soesana Ardiansjah, Caleg DPRD Pontianak yang Ingin Tingkatkan Anggaran Kesehatan Ibu dan Anak

Cory yang mempunyai latar belakang sebagai seorang pendidik mengatakan hal ini sangat perlu disuarakan. Ia mengaku pernah mengetahui kondisi di sekolah-sekolah yang sering terjadi pembullyan pada siswa SD maupun SMA.

Dra Cory Soesana Ardiansjah, SH, saat menyerahkan antuan untuk Marsiana korban kebakaran
Dra Cory Soesana Ardiansjah, SH, saat menyerahkan antuan untuk Marsiana korban kebakaran 

“Terlebih lagi anak SMA walaupun belum separah ini, bully itu tidak hanya sebatas soal fisik, dengan ucapan pun orang bisa membully seseorang dan itu bahkan bisa sangat melukai korban. Bully itu bisa melukai fisik dan mental seseroang, sehingga saya rasa perlu menyuarakan bahwa kita harus memerangi bully ini,” jelasnya.

Ia juga mengimbau kepada orang tua agar lebih ketat menjaga anak-anaknya, jangan sampai anak-anak membully ataupun dibully. Dan untuk pendidik disekolah juga harus lebih memperhatikan murid-muridnya, selalu melakukan edukasi.

Dra Cory Soesana Ardiansjah, SH Foto bersama Wali Kota Pontianak dan Istri
Dra Cory Soesana Ardiansjah, SH Foto bersama Wali Kota Pontianak dan Istri 

Karena seperti yang telah diketahui bersama saat ini teknologi begitu canggih, tidak dapat dibendung sehingga berbagai pengaruh bisa dengan mudah menghampiri anak-anak didik.

Menurutnya, si korban harus mendapatkan pembinaan yang tepat, karena korban pasti mengalami trauma yang bisa menyebabkan rendah diri bahkan merasa takut sehingga memerlukan bantuan psikolog dan juga peran orang tua agar trauma ini bisa cepat hilang.

Kemudian dari pihak pelaku juga menurutnya perlu dilakukan bimbingan secara khusus, agar mereka tahu akan hal-hal yang tidak boleh mereka lakukan dan hal-hal yang harus mereka taati didalam etika bermasyarakat.

Ia sangat berharap semoga dari pihak Kepolisian bisa benar-benar menuntaskan kasus ini dengan bijak dan adil sesuai undang-undang yang berlaku serata berharap kepada anak milenial agar lebih bijak menyeleksi pergaulan. Karena saat ini anak-anak telah dikelilingi ilmu pengetahuan, yang jika pergunakan dengan baik akan sangat baik untuk pengembangan diri dan juga pengebangan karir, namun jika tidak dipilah bisa jadi racun untuk masa depan kelak.(mia)

Silahturahmi idulfitri di  rumah Kapolda bersama Bu Cornelis, bu Sanjaya, bu Hasyim
Silahturahmi idulfitri di rumah Kapolda bersama Bu Cornelis, bu Sanjaya, bu Hasyim 
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved