VIDEO: Konferensi Pers Kepala SMPN 17 Pontianak Terkait Kasus Pengeroyokan Siswi SMP Pontianak

Lukman mengatakan bahwa keseharian korban saat di sekolah sama dengan anak lainnya.

PONTIANAK - Kepala SMPN 17 PontianakLukman Hakim angkat biacara terkait kasus siswi SMP yang diduga dikeroyok oleh 12 siswi SMA yang berbeda di Pontianak pada beberapa hari lalu dan saat ini beritanya sedang viral.

Hal ini disampaikan Lukman dalam konferensi pers di ruang kerjanya bersama beberapa wartawan, Rabu (10/4/2019).

Lukman mengatakan bahwa keseharian korban saat di sekolah sama dengan anak lainnya.

Selama yang diketahui oleh Lukman mengenai siswinya yang menjadi korban pengeroyokan tidak pernah ada masalah di sekolah maupun dengan temannya.

Baca: VIDEO: 168 Siswa Ikut Seleksi Paskibraka Kubu Raya 2019

Baca: Peringati Isra Miraj , Kodim 1202/Singkawang Gelar Tauziyah dan Doa Bersama

Ia menyampaikan, dengan kejadian ini yang kebetulan di luar jam sekolah ia mengimbau agar orang tua juga lebih waspada saat anak mau pergi ke luar rumah harus mengetahui pergi dengan siapa, kapan, dan ke mana perginya.

"Minimal orang tua harus tahu anaknya pergi dengan siapa, ke mana, dan siapa teman-temannya," ujar Lukman saat di wawancarai oleh wartawan, rabu (10/4/2019).

Ia mengatakan Hal ini sudah tidak bisa dibendung dan sebagai pelajaran dan harus mencari kejelasan, harus koreksi dan cari sumber kebenarannya.

Dibidang akademis sendiri, korban selalu masuk dalam 5 besar dan aktif hampir di seluruh kegiatan ekstra kulikuler dan banyak teman di sekolah. 

Pernyataan lengkap yang disampaikan ada dalam video di atas.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved